Selfi Yana, - and Dianita Febrina Leswara, - (2025) Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kelengkeng (Dimocarpus longan L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Download (360kB)
Abstrak_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Download (171kB)
Bab I_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Download (204kB)
Bab II_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (368kB)
Bab III_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Download (312kB)
Bab IV_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Download (350kB)
Bab V_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Download (163kB)
Daftar Pustaka_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Download (199kB)
Lampiran_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212205089_Selfi Yana_Farmasi.pdf
Download (642kB)
Abstract
Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan, namun masih banyak ditemui kasus karies gigi yang disebabkan oleh infeksi Streptococcus mutans. Bakteri ini berperan dalam pembentukan plak dan demineralisasi enamel. Penggunaan antibakteri sintetis seperti klorheksidin cukup efektif, namun memiliki efek samping jika digunakan jangka panjang, sehingga dibutuhkan alternatif alami yang lebih aman. Daun
kelengkeng (Dimocarpus longan L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan fenol yang berpotensi sebagai antibakteri.
Tujuan Penelitian: Mengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun kelengkeng terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans.
Metode Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan metode ekstraksi maserasi dengan pelarut etanol 70% untuk memperoleh ekstrak etanol daun kelengkeng. Ekstrak kemudian diuji kandungan metabolit sekundernya melalui skrining fitokimia, dan dibuat dalam tiga konsentrasi (20%, 30%, dan 40%) untuk diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Streptococcus mutans menggunakan metode difusi sumuran. Pengamatan dilakukan dengan mengukur diameter zona hambat, dan data dianalisis untuk mengevaluasi potensi antibakteri
ekstrak tersebut.
Hasil Penelitian: Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelengkeng positif mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Hasil rata-rata diameter zona hambat terhadap bakteri Streptococcus mutans pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40% masing-masing sebesar 21,1 mm, 22,3 mm, dan 23,9 mm dengan kategori daya hambat sangat kuat dan kontrol positif pada konsentrasi 0,2% sebesar 20,9 mm dengan kategori daya hambat kuat.
Kesimpulan: Ekstrak etanol daun kelengkeng memiliki aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40% dengan daya hambat yang meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi. Konsentrasi 40% menunjukkan zona hambat terbesar dibandingkan 20%, 30%, namun belum melebihi kontrol positif berupa kloreheksidin 0,2%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 03:23 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 03:23 |
| URI: | https:///id/eprint/4772 |
