Siska Putri Kurniawati, - and Sugiyono, - (2025) Hubungan Polifarmasi Dengan Interaksi Obat Pada Pasien Dislipidemia Di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Download (655kB)
Abstrak_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Download (217kB)
BAB 1_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Download (278kB)
BAB 2_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (357kB)
BAB 3_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Download (372kB)
BAB 4_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Download (324kB)
BAB 5_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Download (244kB)
Daftar Pustaka_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Download (273kB)
Lampiran_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212205090_Siska Putri Kurniawati_Farmasi.pdf
Download (788kB)
Abstract
Latar Belakang: Dislipidemia adalah gangguan metabolisme lipid yang ditandai dengan abnormalitas kadar lipid plasma meliputi kadar kolesterol total, LDL, serta penurunan HDL. Pasien dislipidemia pada saat terdiagnosa umumnya sudah terkomplikasi dengan penyakit lain sehingga pengobatan pasien tidak hanya melibatkan satu jenis obat. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya polifarmasi. Polifarmasi dapat meningkatkan risiko interaksi obat yang sebagian besar akan
menimbulkan dampak yang merugikan dalam pengobatan.
Tujuan Penelitian: Mengkaji hubungan polifarmasi dengan interaksi obat pada pasien dislipidemia di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta
Metode Penelitian: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan retrospektif dan pengambilan sampel secara purposive sampling. Sebanyak 79 pasien dislipidemia memenuhi kriteria inklusi. Analisis data pada penelitian terdiri dari analisis univariat untuk menggambarkan demografi pasien, karakteristik terapi antidislipidemia, dan potensi interaksi obat, serta analisis bivariat untuk mengetahui hubungan antara polifarmasi dengan potensi interaksi obat pada pasien dislipidemia dengan menggunakan uji Chi-Square.
Hasil Penelitian: Pasien dislipidemia mayoritas berusia ≥55 tahun (88,61%), berjenis kelamin laki-laki (56,96%), dan tanpa penyakit penyerta (68,45%). Regimen terapi yang paling banyak digunakan adalah antidislipidemia tunggal (94,94%), dengan jenis obat atorvastatin (72,15%), dan mayoritas pasien mendapatkan obat dengan kategori polifarmasi 2-4 obat (58,23%). Sebanyak 81,01% atau 64 pasien dislipidemia memiliki potensi interaksi obat dengan mekanisme interaksi obat farmakokinetik (94,81%) dan tingkat keparahan moderate (68,82%). Hasil uji Chi-Square antara polifarmasi dengan potensi interaksi obat antidislipidemia diperoleh nilai p=0,877
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara polifarmasi dengan potensi interaksi obat pada pasien dislipidemia di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 03:45 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 03:45 |
| URI: | https:///id/eprint/4777 |
