Syafira Atika Rahmah, - and Shalahuddin Al Madury, - (2025) Hubungan Interaksi Obat dengan Lama Rawat Inap pada Pasien ISPA di RS PKU Muhammadiyah Wonosari. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Download (1MB)
Abstrak_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Download (524kB)
Bab 1_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Download (550kB)
Bab 2_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
Bab 3_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Download (687kB)
Bab 4_212205096_Syafira Atika Rahmah.pdf
Download (667kB)
Bab 5_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Download (515kB)
Daftar Pustaka_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Download (457kB)
Lampiran_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212205096_Syafira Atika Rahmah_Farmasi.pdf
Download (638kB)
Abstract
Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) ialah infeksi saluran pernapasan yang diakibatkan oleh masuknya mikroorganisme seperti virus atau bakteri. Pengobatan ISPA umumnya menggunakan lebih dari satu jenis obat sehingga dapat menimbulkan masalah dalam pengobatan yaitu interaksi obat. Efek dari interaksi obat berpotensi memperpanjang lama hari rawat inap. Akibat panjangnya lama rawat inap atau perpanjangan lama rawat inap dapat menyebabkan resiko infeksi meningkat serta peningkatan biaya kesehatan.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara interaksi obat dan lama rawat inap pada pasien ISPA di RS PKU Muhammadiyah Wonosari
Metode Penelitian: Penelitian observasional dengan desain deskriptif analitik. Data diambil secara retrospektif melalui catatan rekam medis pasien. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, didapatkan jumlah sampel 142 pasien. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis univariat dalam bentuk persentase dan analisis bivariat digunakan untuk mengetahui
hubungan antara interaksi obat dengan lama rawat inap dengan uji Chi-Square kategori tingkat kepercayaan 0,05.
Hasil Penelitian: Pasien ISPA mayoritas berjenis kelamin laki-laki 52,11%, usia ≥60 tahun 31,69%, diagnosis pneumonia 84,51%, tidak memiliki penyakit penyerta 66,90%, dan tidak merokok 75,35%. Pasien paling banyak menerima ≥5 jenis obat
41,55% dengan pengobatan yang sering diterima adalah antibiotik 24,01%. Pasien rata-rata mengalami interaksi obat sebesar 61,97%, mayoritas pada tingkat keparahan moderate sebesar 63,18%. Hubungan interaksi obat dengan lama rawat
inap didapatkan nilai p=0,158.
Kesimpulan: Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan antara interaksi obat dengan lama rawat inap pada pasien ISPA di RS PKU Muhammadiyah Wonosari.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 05:03 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 05:03 |
| URI: | https:///id/eprint/4793 |
