Waldetrudis Kamona Arjo, - and Yuni Andriani, - (2025) Evaluasi Pengelolaan Obat (Studi Kasus Perencanaan, Permintaan dan Penerimaan Obat) di Puskesmas Kasihan I. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Download (1MB)
Abstrak_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Download (38kB)
Bab 1_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Download (133kB)
Bab 2_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (101kB)
Bab 3_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Download (113kB)
Bab 4_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Download (168kB)
Bab 5_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Download (34kB)
Daftar Pustaka_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Download (255kB)
Lampiran_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212205107_Waldetrudis Kamona Arjo_Farmasi.pdf
Download (537kB)
Abstract
Latar Belakang: Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) merupakan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang memiliki peran penting dalam menjamin ketersediaan obat bagi masyarakat. Tahapan perencanaan, permintaan dan penerimaan
obat menjadi tahapan yang penting dalam ketersediaan obat. Pengelolaan obat yang tidak efisien pada tahap tersebut dapat menyebabkan kekurangan atau kelebihan stok yang dapat merugikan pasien dan juga puskesmas.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi tahap perencanaan, permintaan, dan penerimaan obat di Puskesmas Kasihan I.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif di Puskesmas Kasihan I. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling berupa data obat di puskesmas tahun 2024 dengan
indikator yang digunakan yaitu perencanaan, permintaan dan penerimaan obat.
Hasil: Efektivitas dan efisiensi perencanaan obat di Puskesmas Kasihan I berdasarkan indikator kesesuaian jenis obat dengan Formularium Nasional mencapai 96%, ketepatan perencanaan obat mencapai 98%. Indikator kesesuaian jumlah permintaan sebesar 223% dan kesesuaian item permintaan sebesar 79%. Indikator kesesuaian jumlah penerimaan sebesar 14% dan kesesuaian item penerimaan sebesar 84%.
Kesimpulan: Pada semua indikator evaluasi perencanaan, permintaan dan penerimaan obat belum sesuai dengan nilai standar.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:30 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:30 |
| URI: | https:///id/eprint/4826 |
