Wida Norliani, - and Novia Ariani Dewi, - (2025) Kajian Interaksi Obat Antidiabetes Dengan Antihipertensi Di Rumah Sakit Panti Rapih. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Download (495kB)
Abstrak_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Download (238kB)
Bab 1_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Download (260kB)
BAB 2_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (638kB)
Bab 3_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Download (334kB)
Bab 4_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Download (393kB)
Bab 5_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Download (231kB)
Daftar Pustaka_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Download (251kB)
Lampiran_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212205108_Wida Norliani_Farmasi.pdf
Download (648kB)
Abstract
Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 dan hipertensi sering terjadi bersamaan yang diakibatkan adanya resistensi insulin dan hiperinsulinemia sehingga menyebabkan terjadinya resistensi perifer yang dapat meningkatkan tekanan darah. Kondisi tersebut menyebabkan adanya potensi interaksi obat. Interaksi antara antidiabetik dan antihipertensi dapat memengaruhi efektivitas maupun keamanan terapi, seperti risiko hipoglikemia sehingga dapat memperburuk kondisi pasien.
Tujuan Penelitian: Mengetahui kajian interaksi obat antidiabetes dengan antihipertensi di Rumah Sakit Panti Rapih
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif, yang dilakukan di bagian rekam medis RS Panti Rapih pada Juni 2025. Sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 98 pasien. Data dianalisis menggunakan analisis univariat menggunakan microsoft excell untuk menggambarkan karakteristik pasien (usia, jenis kelamin, penyakit penyerta), profil pengobatan (nama, golongan obat antidiabetes dan antihipertensi), potensi dan tingkat keparahan interaksi obat (minor, moderate, mayor, dan unknown), serta mekanisme interaksi (farmakokinetik dan farmakodinamik) yang disajikan dengan tabel persentase, data yang diperoleh dianalisis menggunakan drugs.com dan medscape.
Hasil Penelitian: Mayoritas pasien berusia di atas 60 tahun (72,45%), berjenis kelamin perempuan sebanyak (66,33%), dan memiliki penyakit penyerta sebanyak (89,80%). Antidiabetik yang paling banyak digunakan adalah metformin sebanyak (27,67%), sedangkan obat antihipertensi adalah candesartan sebanyak (17,69%). Mayoritas pasien pada penelitian ini mengalami potensi interaksi obat yaitu sebanyak (84,69%)
yaitu dengan tingkat keparahan sedang (moderate) sebanyak (82,17%) dengan mekanisme interaksi yang terjadi yaitu secara farmakodinamik sebanyak (91,08%).
Kesimpulan: Terdapat potensi interaksi obat antara obat antidiabetes dengan antihipertensi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 08:35 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 08:35 |
| URI: | https:///id/eprint/4828 |
