Fita Nurul Ilaina, - and Ika Fitria Ayuningtyas, - (2014) GAMBARAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL BERDASARKAN GRAVIDA TAHUN 2013 DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Download (225kB)
Abstrak_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Download (24kB)
BAB I_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Download (31kB)
BAB II_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
BAB III_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (43kB)
BAB IV_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Download (52kB)
BAB V_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Download (6kB)
Daftar Pustaka_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
Lampiran_1311233_Fita Nurul Ilaina_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Penyebab tertinggi kematian ibu di Kab Bantul pada tahun 2011 adalah Preeklampsia Berat (PEB) sebanyak 26,7% (4 kasus). Berdasarkan studi pendahuluan dalam tahun 2013 terdapat 3824 yang melakukan pemeriksaan ANC, didapatkan ibu hamil yang mengalami preeklampsia sebanyak 161 pasien (4,2%), dengan PEB sebanyak 59 pasien (36,6%) dan PER sebanyak 102 pasien (63,3%). Preeklampsia adalah hipertensi yang muncul setelah 20 minggu kehamilan disertai dengan protenuria, faktor risiko yang mempengaruhi: gravida, umur ibu dan penyakit yang menyertai kehamilan: DM, kegemukan, hipertensi. Komplikasi terjadi pada ibu adalah hemolisis, odema paru, kejang, sedangkan pada janin mempunyai resiko IUGR, premature dan kematian. Tujuan: Mengetahui gambaran kejadian preeklampsia pada ibu hamil berdasarkan gravida tahun 2013 di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian diskriptif kuantitatif, dilakukan pada tanggal 2-21 Juni 2014. Populasinya adalah semua ibu hamil dengan preeklampsia, menggunakan teknik total sampling dengan responden sebanyak 161 orang. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan instrument chek list. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 161 responden yang mengalami preeklampsia tertinggi pada ibu primigravida sebanyak 87 responden (53,04%), multigravida sebanyak 67 responden (41,61%) dan grandemultigravida sebanyak 7 responden (4,34%). Kesimpulan: Mayoritas preeklampsia terjadi pada ibu primigravida.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Preeklampsia, Gravida |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 02:51 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 02:51 |
| URI: | https:///id/eprint/4856 |
