Mariana, - and Ika Fitria Ayuningtyas, - (2014) ANGKA KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI TAHUN 2013 DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Download (542kB)
Abstrak_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Download (404kB)
BAB I_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Download (182kB)
BAB II_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
BAB III_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
BAB IV_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Download (209kB)
BAB V_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Download (89kB)
Daftar Pustaka_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
Lampiran_1311259_Mariana_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Ketuban pecah dini (KPD) merupakan masalah kontroversial dalam kebidanan sehingga upaya pencegahan tidak dapat dilakukan karena penyebab secara pasti belum diketahui. KPD dapat menyebabkan infeksi pada ibu dan bayi yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi.
Tujuan : Mengetahui angka kejadian ketuban pecah dini tahun 2013 di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif terhadap data rekam medis di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta pada tahun 2013.
Hasil : Angka kejadian ketuban pecah dini tahun 2013 di RSUD Panembahan Senopati Bantul sebanyak 111 ibu (3.6%), faktor penyebab tertinggi stress fetal sebanyak 50 ibu (45%) dan lebih banyak terjadi pada usia kehamilan >37 minggu atau Term Prematur Rupture of Membrane (TPROM) sebanyak 79 ibu (71.1%), karakteristik tertinggi pada ibu usia reproduksi sehat 20-35 tahun sebanyak 93 ibu (83.7%), ibu dengan pendidikan menengah sebanyak 87 ibu (78.3%), ibu tidak bekerja sebanyak 77 ibu (69.3%) dan ibu dengan paritas primipara sebanyak 61 ibu (54.8%).
Kesimpulan : Terdapat 111 kasus KPD di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada tahun 2013 lebih banyak terjadi pada TPROM dan ibu dengan karakteristik usia 20-35 tahun, pendidikan menengah, tidak bekerja dan primipara.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ketuban Pecah Dini, Usia Kehamilan, karakteristik |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 04:11 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 04:11 |
| URI: | https:///id/eprint/4877 |
