Aida Fradila Wulandari, - and Dewi Zolekhah, - (2014) GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN ASFIKSIA NEONATORUM TAHUN 2013 DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (616kB)
Abstrak_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (127kB)
BAB I_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (189kB)
BAB II_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
BAB III_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
BAB IV_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (165kB)
BAB V_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Download (117kB)
Daftar Pustaka_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (124kB)
Lampiran_1311261_Aida Fradila Wulandari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Angka kematian neonatus di Indonesia masih cukup tinggi yaitu sebesar 19 kematian per 1.000 kelahiran, 27% penyebab kematian neonatus tersebut yaitu asfiksia neonatorum. Asfiksia dapat menyebabkan suplai oksigen ke tubuh menjadi terlambat, jika berlangsung terlalu lama dapat menimbulkan perdarahan otak, kerusakan otak dan keterlambatan tumbuh kembang. Penyebab tertinggi kematian neonatus di DIY adalah asfiksia neonatorum. Asfiksia neonatorum adalah keadaan dimana bayi tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Faktor penyebab kejadian asfiksia neonatorum yaitu faktor ibu, faktor tali pusat dan faktor bayi. Asfiksia neonatorum merupakan penyebab utama kematian bayi di Kabupaten Bantul. Studi Pendahuluan yang dilakukan di RSUD Panembahan Senopati Bantul didapatkan data angka kejadian asfiksia neonatorum sebesar 339 bayi (10,88%).
Tujuan: Mengetahui gambaran faktor penyebab kejadian asfiksia neonatorum Tahun 2013 di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Metode: Metode penelitian deskriptif. Pengambilan sampel dengan metode total sampling. Besar sampel dalam penelitian 339 bayi. Analisis data menggunakan analisis univariate.
Hasil: Bayi yang mengalami asfiksia neonatorum disebabkan faktor ibu dengan preeklamsia, eklamsia sebesar 31 (59,6%), faktor tali pusat 0 (0%), dan disebabkan faktor bayi dengan persalinan tindakan sebesar 233 (81,2%).
Kesimpulan: Kejadian asfiksia neonatorum disebabkan faktor ibu mayoritas dikarenakan preeklamsia eklamsia, faktor tali pusat tidak ditemukan dan penyebab asfiksia disebabkan faktor bayi didominasi persalinan tindakan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | faktor penyebab kejadian asfiksia neonatorum |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 04:27 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 04:27 |
| URI: | https:///id/eprint/4885 |
