Novi Kurnia Sari, - and Ida Nursanti, - (2014) HUBUNGAN BERAT LAHIR DENGAN IKTERUS NEONATORUM DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) WATES YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jendaral Achmad Yani Yogyakarta.
Novi Kurnia Sari_3210113_Halaman Judul.pdf
Download (677kB)
Novi Kurnia Sari_3210113_Intisari.pdf
Download (658kB)
Novi Kurnia Sari_3210113_BAB I.pdf
Download (682kB)
Novi Kurnia Sari_3210113_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (715kB)
Novi Kurnia Sari_3210113_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (690kB)
Novi Kurnia Sari_3210113_BAB IV.pdf
Download (711kB)
Novi Kurnia Sari_3210113_BAB V.pdf
Download (655kB)
Novi Kurnia Sari_3210113_Daftar Pustaka.pdf
Download (665kB)
Novi Kurnia Sari_3210113_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (818kB)
Abstract
INTISARILatar Belakang : Penyebab kematian bayi baru lahir atau neonatal usia 0 - 6 hari adalah gangguan pernafasan (37%), prematuritas (34%), sepsis (12%), dan salah satunya adalah ikterus (8%). Ikterus merupakan fenomena biologis yang timbul akibat tingginya produksi ekskresi bilirubin selama masa transisi pada neonatus. Angka kejadian ikterus pada bayi baru lahir berkisar antara 50% pada bayi cukup bulan dan 75% pada bayi kurang bulan. Banyak bayi baru lahir, terutama bayi kecil (berat lahir < 2500 gr atau usia gestasi <37 minggu) mengalami ikterus pada minggu pertama kelahirannya.Tujuan : Mengetahui hubungan berat lahir dengan ikterus neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates Yogyakarta.Metode : Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cohort prospektif. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi, tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi yang lahir di RSUD Wates Yogyakarta. Jumlah responden dalm penelitian ini adalah 72 bayi yang termasuk dalam kriteria inklusi dan eksklusi. Data tersebut dianalisis dengan uji statistik chi-square (x2) dengan tingkat kemaknaan 95% dan p (α < 0,05).Hasil : Sebagian besar responden dalam penelitian ini adalah BBLC sebanyak 60 responden (68,3%) dengan jumlah BBLR sebanyak 12 responden (16,7%) dan Sebagian besar responden tidak ikterus sebesar 40 responden (55,6%) dengan jumlah responden mengalami ikterus sebanyak 32 responden (44,4%) dengan hasil uji p=0,003.Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara berat lahir dengan ikterus neonatorum di RSUD Wates Yogyakarta. Diharapkan saat hamil ibu mendapatkan asupan gizi yang seimbang, sehingga bayi yang dilahirkan sehat dengan berat badan lahir normal.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Berat Lahir Bayi, Ikterus Neonatorum |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 02 Aug 2026 04:23 |
| Last Modified: | 02 Aug 2026 04:23 |
| URI: | https:///id/eprint/5030 |
