Resi Setiawati, - and Davit Bagus Triyantoro, - (2025) HUBUNGAN ANTARA SELF-CONTROL DENGAN PERILAKU FEAR OF MISSING OUT PADA GENERASI Z PENGGUNA APLIKASI TIKTOK DI SLEMAN YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Download (652kB)
Abstrak_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Download (197kB)
BAB 1_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Download (341kB)
BAB 2_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
BAB 3_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Download (299kB)
BAB 4_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Download (439kB)
BAB 5_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Download (182kB)
Daftar Pustaka_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Download (238kB)
Lampiran_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212303094_Resi Setiawati_Psikologi.pdf
Download (12MB)
Abstract
Latar Belakang: Pesatnya penggunaan media sosial, khususnya TikTok, telah memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FoMO) di kalangan Generasi Z, terutama di wilayah Sleman, Yogyakarta, yang memiliki populasi Gen Z terbanyak di DIY. Fenomena ini dapat berdampak negatif, seperti meningkatnya kecemasan, gangguan tidur, rendahnya kepuasan hidup, serta kecenderungan untuk terusmenerus terhubung secara digital, serta berpotensi menurunkan produktivitas individu.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara Self-control dengan perilaku FoMO pada Generasi Z pengguna aplikasi TikTok di Sleman, Yogyakarta.
Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah 200 responden Generasi Z berusia 18–25 tahun yang merupakan pengguna aktif TikTok dan berdomisili di Sleman. Instrumen yang digunakan adalah skala Self-control yang dimodifikasi dari Kartohadiprodjo dan Suryadi (2025), serta skala FoMO yang dimodifikasi dari Kurniawati dan Prawita (2024). Pengumpulan data dilakukan melalui Google Form dan analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment.
Hasil: Hasil analisis menunjukkan nilai korelasi sebesar r = -0,789 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara Self-control dan FoMO. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Self-control berperan penting dalam menekan gejala FoMO di kalangan Generasi Z pengguna TikTok.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Self-Control, Fear of Missing Out , Generasi Z |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 06:57 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 06:57 |
| URI: | https:///id/eprint/5210 |
