Presti Surya Ningsih, - and Fajriyati Nur Azizah, - (2025) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Ny.R dengan Risiko Perilaku Kekerasan Melalui Latihan Asertif di Wisma Srikandi Rumah Sakit Jiwa Grhasia DIY. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Download (730kB)
Abstrak_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Download (206kB)
Bab 1_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Download (214kB)
Bab 2_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
Bab 3_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Download (402kB)
Bab 4_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Download (226kB)
Bab 5_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Download (204kB)
Daftar Pustaka_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Download (427kB)
Lampiran_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_233203079_Presti Surya Ningsih_Profesi Ners.pdf
Download (5MB)
Abstract
Latar belakang : Risiko perilaku kekerasan merupakan ancaman serius bagi diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Gejala awal meliputi agresi verbal,ekspresi wajah tegang dan tindakan desktruktif. Latihan asertif efektif sebagai terapi nonfarmakologi untuk mengelola emosi dan mengurangi risiko kekerasan. Dengan demikian, penting mengidentifikasi faktor risiko dan menerapkan intervensi tepat waktu.
Tujuan : Melakukan analisa terhadap kasus kelolaan yang diberikan intervensi latihan asertif pada pasien dengan masalah risiko perilaku kekerasan di Wisma Srikandi Rumah Sakit Jiwa Grhasia
Metode : Penelitian ini menggunakan studi kasus asuhan keperawatan dengan teknik observasi-partisipatif dengan pendekatan pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi
Hasil : Berdasarkan hasil evaluasi sebelum dan sesudah latihan asertif, tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan yang muncul pada pasien mengalami penurunan dan membaik yaitu untuk hari pertama tanda dan gejala yang muncul 27% menjadi 18%, hari ke dua yang muncul 27% menjadi 10%, hari ke tiga yang muncul 14% menjadi 1%
Kesimpulan : Latihan asertif sangat efektif untuk diterapkan menurunkan tanda dan gejala risiko perilaku kekerasan selama masa pemulihan di wisma dan bisa diterapkan setiap harinya dengan orang sekitar/orang tua.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 29 Jun 2026 08:34 |
| Last Modified: | 29 Jun 2026 08:34 |
| URI: | https:///id/eprint/5256 |
