Tanti Asriza, - and Ferianto, - (2025) Penerapan Intervensi Brisk Walking Exercise Untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Keluarga Dengan DM Tipe II Di Dusun Tegallurung, Gilangharjo, Pandak, Bantul, Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners.pdf
Download (879kB)
Abstrak_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners.pdf
Download (273kB)
Bab 1_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners-1.pdf
Download (250kB)
Bab 2_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (480kB)
Bab 3_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners-1.pdf
Download (652kB)
Bab 4_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners-1.pdf
Download (326kB)
Bab 5_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners-1.pdf
Download (233kB)
Daftar Pustaka_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners-1.pdf
Download (234kB)
Lampiran_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners-1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_233203091_Tanti Asriza_Profesi Ners-1.pdf
Download (206kB)
Abstract
Latar Belakang: DM adalah gangguan metabolic yang menyebabkan peningkatan kadar glukosa yang banyak terjadi di masyarakat dengan prevalansi global 463 juta di dunia dan 10,7 juta terjadi di Indonesia. DM ini sangat berpotensi terhadap komplikasi makrovaskuler. Untuk mencegah komplikasi salah satu pilar DM dengan latihan fisik. Latihan fisik yang sudah teruji evidence based practice adalah brisk walking exercise. Terapi ini sangat efisien dan efektif karena tidak
membutuhkan alat dan biaya. Namun terapi ini perlu dikaji lagi karena perbedaan karakteristik pasien dapat berpengaruh terhadap respon setiap terapi yang diberikan
Tujuan: Untuk mengetahui penerapan terapi Brisk Walking Exercise untuk menurunkan kadar gula darah
Metode: Studi ini merupakan laporan kasus dengan pasien perempuan berusia 62 tahun yang didiagnosis keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah, manajemen kesehatan keluarga tidak efektif. Implementasi diberikan berupa brisk
walking exercise dan manajemen hiperglikemi untuk ketidakstabilan kadar glukosa darah. Sementara pada manajemen kesehatan keluarga tidak efektif, dilakukan edukasi kesehatan.
Hasil: Pemberian berupa brisk walking exercise dan manajemen hiperglikemi efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah, dibuktikan kadar glukosa darah dapat berkurang sebelum intervensi hari pertama 213mg/dl dan setelah intervensi hari ke tiga menjadi 174mg/dl. Sementara pada pemberian edukasi keluarga, keluarga sudah mampu dan mengetahui mengenai kesehatan keluarga tentang DM.
Kesimpulan: Pemberian terapi brisk walking exercise efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:19 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:19 |
| URI: | https:///id/eprint/5276 |
