Mufida Diah Novitasari, - and Miftafu Darussalam, - (2025) Asuhan Keperawatan Pada Pasien Hemodialisa Dengan Intervensi Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Kecemasan Tn.D Di Ruang Intra Dialisis RSUD Panembahan Senopati Bantul. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Download (719kB)
Abstrak_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Download (26kB)
BAB 1_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Download (302kB)
BAB 2_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (429kB)
BAB 3_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Download (675kB)
BAB 4_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Download (472kB)
BAB 5_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Download (180kB)
Daftar Pustaka_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Download (413kB)
Lampiran_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_233203094_Mufida Diah Novitasari_Profesi Ners.pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang : Gagal Ginjal Kronik (GGK) atau Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi medis serius yang ditandai oleh penurunan fungsi ginjal secara bertahap. Intervensi medis yang bisa dilakukan pada pasien dengan penyakit ginjal kronis meliputi terapi atau tindakan hemodialisis. Pasien yang menjalani hemodialisis sering mengalami kecemasan karena berbagai alasan yang berkaitan dengan fisik, emosional, dan sosial. Salah satu cara untuk
mengurangi kecemasan adalah dengan menggunakan terapi non farmakologi. Kerap sering dijumpai adalah aromaterapi levender dapat menurunkan kecemasan pada pasien hemodialisa.
Tujuan : memberikan gambaran Asuhan keperawatan terhadap Pasien yang dikelola dengan Hemodialisa yang berada di RSUD Panembahan Senopati
Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode penelitian observative-partisipatif yang dilakukan pada pasien CKD di RS Panembahan Senopati. Implementasi berupa penerapan aromaterapi lavender yang dilakukan sebanyak 1 kali dalam 3 hari implementasi kepada 1 subjek. Dengan melakukan pengukuran skor kecemasan dengan skor HARS.
Hasil : Terapi musik berpengaruh pada tingkat kecemasan pasien CKD, pada pertemuan pertama dilakukan observasi dan wawancara (Pre test) 10 menit sebelum dilakukan tindakan aromaterapi lavender. Sehingga didapatkan skor HARS pasien 33 (Kecemasan Berat). Pada pertemuan kedua 10 menit sebelum dilakukan terapi aromaterapi lavender skor HARS pasien adalah 30 (Kecemasan berat) setelah dilakukan pemberian aromaterapi lavender, didapat kan skor HARS pasien menjadi 23 (Kecemasan sedang). Selanjutnya, pertemuan ketiga 10 menit sebelum dilakukan terapi relaksasi aromatrapi avender skor HARS pasien adalah 23 (Kecemasan Sedang) dan setelah diberikan aromaterapi lavender didapat kan skor HARS 14 pasien menjadi (kecemasan ringan).
Kesimpulan : Terdapat pengaruh penurunan tingkat kecemsan pada pasien sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender, dengan cara dengan mengunakan selembar kertas tisu
yang telah ditetesi 0,6 ml minyak esensial lavender, lalu ajarkan pasien untuk bernafas secara rileks selama 5 menit. Setelah itu, selipkan tisu tersebut di kerah blouse atau kemeja pasien, dan instruksikan pasien untuk melakukan relaksasi dengan menghirup aromaterapi selama 30 menit.
Pemberian aromaterapi lavender mempunyai berbagai sifat terapeutik dan kuratif, mulai dari mengurangi stress dan cemas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 03:35 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 03:35 |
| URI: | https:///id/eprint/5281 |
