Dewi Masyithoh, - and Arini Mifti Jayanti, - (2025) PENGARUH REGULASI EMOSI TERHADAP TINGKAT RESILIENSI PADA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DALAM BERPACARAN. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Download (1MB)
Abstrak_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Download (400kB)
Bab 1_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Download (524kB)
Bab 2_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (733kB)
Bab 3_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Download (510kB)
Bab 4_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Download (792kB)
Bab 5_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Download (175kB)
Daftar Pustaka_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Download (435kB)
Lampiran_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Plagiarisme_212303035_Dewi Masyithoh_Psikologi.pdf
Download (8MB)
Abstract
Kekerasan seksual dalam hubungan berpacaran dapat menimbulkan dampak psikologis yang serius pada korban, terutama pada aspek emosional dan kemampuan individu dalam menghadapi trauma. Salah satu faktor yang berperan dalam proses pemulihan adalah regulasi emosi, yang diyakini memiliki hubungan erat dengan resiliensi, yaitu kemampuan untuk bangkit dari pengalaman traumatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh regulasi emosi terhadap resiliensi pada korban kekerasan seksual dalam berpacaran. Subjek penelitian adalah remaja berusia 12 hingga 21 tahun yang pernah mengalami kekerasan seksual dalam berpacaran. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan instrumen berupa skala regulasi emosi dan skala resiliensi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi emosi secara keseluruhan berpengaruh terhadap resiliensi pada korban kekerasan seksual dalam berpacaran, dengan F = 759,851, t = 27,565, p < 0,001, dan R² = 0,792. Dimensi reappraisal (penilaiam ulang) juga berpengaruh dengan F = 250,751, t = 15,835, p < 0,001, dan R² = 0,556, sedangkan dimensi suppression (penekanan emosi) juga berpengaruh namun lebih kecil dengan F = 45,855, t = 6,772, p < 0,001, dan R² = 0,187. Hal ini menunjukkan bahwa di antara kedua dimensi, reappraisal memberikan pengaruh paling besar dalam meningkatkan resiliensi individu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Korban Kekerasan Seksual dalam Berpacaran, Regulasi Emosi, Resiliensi |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 05:24 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 05:24 |
| URI: | https:///id/eprint/5373 |
