Qonita Aulia Agustina, - and Dwi Yulinda, - (2015) GAMBARAN KARAKTERISTIK WANITA USIA SUBUR YANG MELAKUKAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN METODE IVA DI PUSKESMAS LENDAH I KULON PROGO. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Download (382kB)
Abstrak_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Download (13kB)
BAB I_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Download (85kB)
BAB II_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
BAB III_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (25kB)
BAB IV_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Download (47kB)
BAB V_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Download (12kB)
Daftar Pustaka_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
Lampiran_1112174_Qonita Aulia Agustina_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Kanker serviks merupakan pembunuh wanita nomor dua di Indonesia setelah kanker payudara. Kematian akibat kanker serviks dapat dicegah dengan melakukan deteksi kanker serviks sedini mungkin salah satunya dengan melakukan tes Inspeksi Visual Asam asetat (IVA). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan, Puskesmas Lendah I merupakan Puskesmas dengan cakupan tes IVA tertinggi di DIY dengan cakupan 20,20%.
Tujuan: Mengetahui gambaran karakteristik wanita usia subur yang melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA di Puskesmas Lendah I Kulon Progo.
Metode: merupakan penelitian observasional/survei dengan rancangan deskriptif kuantitatif, pengambilan sampel dengan metode total sampling dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 58 sampel.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan persentase terbanyak wanita usia subur yang melakukan tes IVA berusia 31-40 tahun 24 orang (41,4%), multipara 38 orang (65,5%), menikah di usia tidak aman 32 orang (55,2%), menggunakan jenis kontrasepsi AKDR 28 orang (48,29%), tidak terpapar asap rokok 39 orang (67,2%), tidak memiliki riwayat kanker 52 orang (89,7%) serta menikah 1 kali 57 orang (98,3%).
Kesimpulan: Wanita usia subur yang melakukan tes IVA di Puskesmas Lendah I yang memiliki risiko tinggi terhadap kanker serviks yaitu multipara 38 orang (65,5%), menikah di usia tidak aman 32 orang (55,2%) dan menggunakan AKDR 28 orang (48,29%).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kanker serviks, tes Inspeksi Visual Asam asetat (IVA) |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 06:05 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 06:05 |
| URI: | https:///id/eprint/5409 |
