Annisa, - and Umi Hani E. N, - (2013) HUBUNGAN PARITAS PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI PUSKESMAS PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Download (354kB)
Abstrak_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Download (74kB)
Bab 1_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
Bab 2_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
Bab 3_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Download (164kB)
Bab 4_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Download (110kB)
Bab 5_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Download (69kB)
Daftar Pustaka_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (41kB)
Lampiran_1309209_Annisa_D3Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
Abstract
Latar Belakang : Emesis gravidarum akan bertambah menjadi hiperemesis gravidarum menyebabkan ibu muntah terus menerus tiap makan atau minum. Akibatnya tubuh ibu sangat lemah, muka pucat, dan frekuensi buang air kecil menurun drastis sehingga cairan tubuh semakin berkurang dan darah menjadi kental (hemokonsentrasi) yang dapat melambatkan peredaran darah yang berarti konsomsi oksigen dan makanan ke jaringan juga berkurang. Kekurangan oksigen dan makanan akan menimbulkan kerusakan jaringan yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan perkembangan janin yang dikandungnya. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan paritas pada ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul Yogyakarta pada tahun 2012. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Piyungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 118 orang. Metode pengambilan sampel adalah dengan menggunakan accidental sampling. Analisis ini digunakan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi dengan menggunakan uji statistik chi square dengan tingkat kepercayaan 95% dan P (signifikan < 0,05). Hasil : Dari hasil uji analisis chi square, diperoleh nilai ݄ܿ݅ ݑݍݏܽݎ݁ , diperoleh nilai ݎ௧௨ sebesar 0,267 dengan Sig (Pvalue) sebesar 0,000. Dengan sampel 30 dan taraf signifikansi (α) adalah 5% (0,05) diperoleh rtabel 0,361. Karena rhitung < rtabel dan nilai p< 0,05 maka Ha ditolak dan Ho diterima. Hal ini berarti bahwa tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian hiperemesis gravidarum di Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul Yogyakarta. Kesimpulan dan Saran: Tidak ada hubungan antara paritas pada ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di Puskesmas Piyungan Kabupaten Bantul Yogyakarta. Oleh sebab itu, tenaga kesehatan perlu meningkatkan konseling untuk meningkatkan pelayanannya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Paritas pada ibu hamil, kejadian hiperemesis gravidarum |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 30 Jun 2026 06:54 |
| Last Modified: | 30 Jun 2026 06:54 |
| URI: | https:///id/eprint/5456 |
