Hesti Trihartati W., - and Anastasia Suci Sukmawati, - (2015) PENGARUH SENAM ERGONOMIK TERHADAP KELUHAN NYERI SENDI PADA LANSIA YANG MENGALAMI REMATIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN II BANTUL. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_Halaman Judul.pdf
Download (668kB)
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_Intisari.pdf
Download (98kB)
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_BAB I.pdf
Download (193kB)
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_BAB IV.pdf
Download (212kB)
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_BAB V.pdf
Download (172kB)
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_Daftar Pustaka.pdf
Download (185kB)
Hesti Trihartati Wulandari_2212049_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
LatarBelakang: Rematik merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang menyertai usia lanjut dan sering menimbulkan rasa nyari sendi. Salah satu upaya untuk mengurangi nyeri sendi adalah dengan terapi non farmakologi dengan menggunakan berbagai macam metode seperti senam, stretching, dan pemberian latihan rentang gerakaktif. Senam ergonomik merupakan salah satus enam yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri sendi pada lansia yang menderita rematik. Tujuan: Diketahuinya pengaruh senam ergonomik terhadap keluhan nyeri sendi pada lansia yang mengalami rematik di Wilayah Kerja Puskesmas Banguntapan II Bantul. Metode:Rancangan penelitian ini penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasi eksperiment design, dengan menggunakan rancangan One Group Pre-Posttest design. Jumlah sampel yang digunakan adalah 20 responden di Wilayah Kerja Puskesmas Banguntapan II Bantul. Analisa bivariabel yang digunakan adalah Wilcoxon. Hasil: Nyeri sendi sebelum dilakukan senam ergonomik sebagian besar kategori nyeri sedang sebanyak 13 orang (65%). Nyeri sendi sesudah dilakukan senam ergonomik sebagian besar kategori nyeri ringan sebanyak 18 orang (90%). Analisa bivariabel yang digunakan adalah wilcoxon. Kesimpulan: Ada pengaruh senam ergonomik terhadap keluhan nyeri sendi pada lansia yang mengalami rematik di Wilayah Kerja Puskesmas Banguntapan II Bantul. Wilcoxon menunjukan signifikansi p-value = 0,000 (< a = 0,05). Ini berarti ada pengaruh senam ergonomik terhadap keluhan nyeri sendi pada lansia yang mengalami rematik di Wilayah Kerja Puskesmas Banguntapan II Bantul.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Senam ergonomik, Nyeri sendi, lansia, rematik. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 16:32 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 16:32 |
| URI: | https:///id/eprint/5569 |
