Cika Mannimora, - and Dwi Kartika Rukmi, - (2016) GAMBARAN KADAR ASAM URAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI DESA WIJIREJO DAN DESA GILANGHARJO BANTUL YOGYAKARTA. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
3210093_Halaman Judul_1.pdf
Download (498kB)
3210093_Intisari_2.pdf
Download (236kB)
3210093_BAB I_3.pdf
Download (192kB)
3210093_BAB II_4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (246kB)
3210093_BAB III_5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
3210093_BAB IV_6.pdf
Download (194kB)
3210093_BAB IV_6.pdf
Download (194kB)
3210093_BAB V_7.pdf
Download (91kB)
3210093_Daftar Pustaka_8.pdf
Download (179kB)
3210093_Lampiran_9.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang: Setiap tahunnya populasi diabetes mellitus semakin bertambah, upaya pelayanan tenaga kesehatan bagi para penderita diabetes mellitus perlu dikembangkan dalam rangka menghindari risiko terjadinya komplikasi penyakit lain, termasuk salah satunya penyakit hiperurisemia. Seiring dengan proses terjadinya hiperurisemia dari komplikasi penyakit diabetes mellitus, semakin banyak penderita diabetes mellitus mengalami peningkatan kadar asam urat. Penting untuk memperhatikan kadar asam urat dalam rangka mencegah penyakit hiperurisemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar asam urat pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Desa Wijirejo dan Desa Gilangharjo Bantul Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita diabetes mellitus tipe 2 yang tinggal di wilayah kerja puskesmas pandak 1 yaitu Desa Wijirejo dan Gilangharjo berjumlah 30 orang dengan teknik total sampling dengan 30 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengobservasi usia dan jenis kelamin kemudian mengukur kadar asam urat penderita diabetes mellitus.
Hasil: Pengukuran kadar asam urat dari 30 responden dengan kategori hiperurisemia sebanyak 17 responden (56,7%) dan dengan kategori normal sebanyak 13 responden (43,3%), hiperurisemia berdasarkan usia paling banyak pada rentang usia 40-50 tahun yaitu sebanyak 8 responden 57,1%, hiperurisemia berdasarkan jenis kelamin paling banyak pada perempuan sebanyak 11 responden yaitu sebesar 57,9% Kesimpulan: Sebagian besar pasien diabetes mellitus tipe 2 mengalami hiperurisemia terbanyak pada rentang usia 40-50 tahun (57,2%) dan pada jenis kelamin perempuan (57,9%).
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | usia, jenis kelamin, kadar asam urat. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 03:19 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 03:19 |
| URI: | https:///id/eprint/5597 |
