Nicky Kartikaningtyas, - and Muhamat Nofiyanto, - (2016) GAMBARAN KEJADIAN PHLEBITIS DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA BULAN AGUSTUS TAHUN 2016. Masters thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogykarta.
Nicky Kartikaningtyas_2212058_Halaman Judul.pdf
Download (936kB)
Nicky Kartikaningtyas_2212058_Intisari.pdf
Download (225kB)
Nicky Kartikaningtyas_2212058_BAB I.pdf
Download (246kB)
Nicky Kartikaningtyas_2212058_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (296kB)
Nicky Kartikaningtyas_2212058_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (379kB)
Nicky Kartikaningtyas_2212058_BAB IV.pdf
Download (258kB)
Nicky Kartikaningtyas_2212058_BAB V.pdf
Download (221kB)
Nicky Kartikaningtyas_2212058_Daftar Pustaka.pdf
Download (237kB)
Nicky Kartikaningtyas_2212058_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Salah satu infeksi nosokomial adalah phlebitis. Menurut Dewan Penasihat Aliansi Dunia untuk Keselamatan Pasien, infeksi nosokomial menyebabkan 1,5 juta kematian setiap hari di seluruh dunia. Standar Depkes RI angka kejadian phlebitis kurang atau sama dengan 1,5%. Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran kejadian phlebitis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta bulan Agustus tahun 2016. Metode Penelitian : Metode penelitian kuantitatif non-experiment, Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif, sampel pada peneliti ini menggunakan Non probability dengan teknik convenience sampling yaitu sebanyak 13 responden. Penelitian ini dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Hasil Penelitian : Responden paling banyak pada lansia awal (51–65 tahun) sebesar 5 orang (38.5%) dengan jenis kelamin paling banyak adalah perempuan sebanyak 7 orang (53.8%), penyakit yang mendasari paling banyak yaitu infeksi seperti infeksi saluran kemih, post op. Ca. Mamae, post op appendisitis, appendisitis kronis, post op stromektomy, gastroenteritis akut, Ca. nasoparing metastase, post op craneoktomy sebanyak 8 orang (61.5%), lama rawat paling banyak 192 jam sebanyak 4 orang (30.8%), hari munculnya phlebitis paling banyak pada hari ke 2 yaitu sebanyak 7 orang (53.8%), stadium phlebitis paling banyak stadium 2 (tanda dini phlebitis) sebanyak 8 orang (61.5%), letak tusukan paling banyak yaitu vena metakarpal sebanyak 8 orang (61.5%). Responden paling banyak pada jenis obat yaitu iritatif seperti metrodinazole, azithromycin, citicolin, kutoin, ketorolax, neurotam dan asam traneksamat sebanyak 8 orang (61.5%), ukuran kateter paling banyak yaitu ukuran 20 sebanyak 10 orang (76.9%) dan kecepatan tetesan paling banyak yaitu 20 tpm sebanyak 10 orang (76.9%). Sebagian besar responden dalam SOP pemasangan infus yaitu patuh sebanyak 6 orang (100%). Kesimpulan : Sebagian besar responden berusia 51-65 tahun, berjenis kelamin perempuan, penyakit infeksi, lama rawat >3 hari, munculnya phlebitis hari ke 4, stadium 2, letak tusukan vena metakarpal, jenis obat iritatif, ukuran kateter 20, kecepatan tetesan 20 tpm dan SOP pemasangan infus patuh
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kejadian Phlebitis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Erna Fitri Widayati |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 14:46 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 14:46 |
| URI: | https:///id/eprint/5607 |
