Isna Nurhidayah, - and Deni Santi Pertiwi, - (2025) HUBUNGAN SELF-COMPASSION DAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA GENERASI Z PENGGUNA TIKTOK DI YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Download (450kB)
Abstrak_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Download (162kB)
Bab 1_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Download (217kB)
Bab 2_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
Bab 3_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Download (255kB)
Bab 4_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Download (366kB)
Bab 5_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Download (29kB)
Daftar Pustaka_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Download (204kB)
Lampiran_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212303005_Isna Nurhidayah_Psikologi.pdf
Download (11MB)
Abstract
Latar Belakang: Generasi Z merupakan kelompok usia yang tumbuh di era digital dengan intensitas tinggi dalam menggunakan media sosial, salah satunya TikTok. Tingginya eksposur terhadap konten TikTok dapat memicu fear of missing out (FOMO), yaitu perasaan takut dan cemas saat tertinggal pengalaman orang lain. Salah satu faktor yang diyakini dapat menurunkan kecenderungan FOMO adalah self-compassion.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara selfcompassion dan FOMO pada generasi Z pengguna TikTok di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 343 partisipan generasi Z kelahiran 1997–2012 yang menggunakan TikTok minimal 3 jam per hari. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Self-Compassion dan Skala Fear of Missing Out (FOMO).
Hasil: Hasil uji korelasi Spearman Rank menunjukkan koefisien korelasi sebesar - 0,164 dengan signifikansi 0,002 (p < 0,01). Hasil ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-compassion dan FOMO, meskipun kekuatan hubungan tergolong sangat rendah.
Kesimpulan: Terdapat kemungkinan faktor lain yang lebih dominan dalam memengaruhi tingkat FOMO pada generasi Z pengguna TikTok. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya untuk mengeksplorasi variabel lain yang berhubungan dengan FOMO.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fear of Missing Out, Self-compassion, Generasi Z, TikTok |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 04:39 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 04:39 |
| URI: | https:///id/eprint/5661 |
