Abdullatif, - and Rizqi Wahyu Hidayati, - (2025) Terapi Okupasi Menggambar Pada Pasien Skizofrenia Terhadap Penurunan Gejala Skizofrenia Di RSJ Ghrasia Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (384kB)
ABSTRAK_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (44kB)
BAB 1_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (65kB)
BAB 2_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (305kB)
BAB 3_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (340kB)
BAB 4_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (220kB)
BAB 5_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (209kB)
BAB 6_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (52kB)
DAFTAR PUSTAKA_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (111kB)
LAMPIRAN_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
PLAGIARISME_243203030_Abdullatif_Profesi Ners.pdf
Download (93kB)
Abstract
Latar Belakang : Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang ditandai dengan gejala seperti halusinasi, waham, serta gangguan emosi dan fungsi kognitif, yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari penderitanya. Penanganan skizofrenia tidak hanya terbatas pada pengobatan farmakologis, tetapi juga membutuhkan pendekatan non-farmakologis seperti terapi okupasi. Salah satu bentuk terapi okupasi yang potensial adalah terapi menggambar, yang diyakini dapat membantu menstimulasi fungsi kognitif, menyalurkan emosi, dan mengurangi gejala psikotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi okupasi menggambar dalam menurunkan gejala skizofrenia pada seorang pasien di RSJ Grhasia Yogyakarta.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi okupasi menggambar dalam mengurangi gejala skizofrenia pada pasien di RSJ Ghrasia Yogyakarta.
Metode : Penelitian ini menggunakan studi kasus kuantitaf dengan pendekatan preekspremental one-subject pretest posttest design. Subjek penelitian adalah seorang pasien perempuan berusia 46 tahun dengan diagnosis skizofrenia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi medis selama tiga hari pelaksanaan terapi menggambar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif
untuk mengamati perubahan gejala skizofrenia sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan penurunan frekuensi dan intensitas halusinasi pendengaran serta peningkatan kemampuan pasien dalam mengelola halusinasi dan waham setelah penerapan terapi okupasi menggambar selama tiga hari. Pasien juga menunjukkan peningkatan kemampuan dalam berfokus dan mekanisme koping yang lebih baik.
Kesimpulan : Terapi okupasi menggambar menunjukkan potensi dalam mengurangi gejala skizofrenia, khususnya halusinasi pendengaran dan waham. Meskipun penelitian ini terbatas pada studi kasus tunggal, temuan ini mendukung eksplorasi lebih lanjut terhadap terapi ini sebagai intervensi nonfarmakologis yang menjanjikan. Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar diperlukan untuk menggeneralisasi temuan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 08:22 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 08:22 |
| URI: | https:///id/eprint/5747 |
