Tutut Diosa Prasetyaningtyas, - and Eniyati, - (2016) GAMBARAN KEJADIAN ABORTUS INKOMPLETUS BERDASARKAN USIA IBU DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2013 DAN 2014. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Download (8MB)
Abstrak_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Download (69kB)
BAB I_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Download (67kB)
BAB II_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
BAB III_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (29kB)
BAB IV_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Download (29kB)
BAB V_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Download (10kB)
Daftar Pustaka_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
Lampiran_1112141_Tutut Diosa Prasetyaningtyas_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
Abstract
Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator yang penting dari kesehatan derajat masyarakat. Abortus merupakan salah satu penyebab dari kesakitan dan kematian ibu hamil. Faktor-faktor yang menyebabkan abortus adalah paritas, jarak kehamilan, dan riwayat abortus. Pada tahun 2014 angka kejadian abortus inkompletus di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta mengalami peningkatan dari tahun 2013.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian abortus inkompletus berdasarkan usia ibu di RSUD Panembahan Senopati Yogyakarta Tahun 2013 dan 2014.
Metode: penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan rancangan retrospektif. Populasi ini adalah semua ibu hamil abortus inkompletus tahun 2013 dan 2014 di RSUD Panembahan Senopati Bantul sebanyak 509 orang. Pengumpulan data menggunakan data sekunder (rekam medik). Analisis data menggunakan analisis univariat dan pengolahan data menggunakan program komputer.
Hasil: hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengalami abortus inkompletus pada tahun 2013 dan 2014 tertinggi pada usia tidak berisiko (20-35 tahun) sebanyak 365 responden (143,8%), usia berisiko (<20 tahun atau > 35 tahun) sebanyak 144 responden (56,2%)
Kesimpulan: responden yang mengalami abortus inkompletus di RSUD Panembahan Senopati Bantul tahun 2013 dan 2014 sebagian besar termasuk dalam usia reproduktif tidak berisiko (20-35 tahun).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | abortus inkompletus, usia ibu |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:54 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:54 |
| URI: | https:///id/eprint/5787 |
