Kevin Dwi Septiyan, - and Egi Prawita, - (2025) GAMBARAN BURNOUT PADA KARYAWAN FULL TIME YANG MENGALAMI BEBAN KERJA TINGGI (STUDI KASUS: PADA KARYAWAN BURGER KING MALIOBORO YOGYAKARTA). Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Download (628kB)
Abstrak_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Download (233kB)
BAB 1_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Download (241kB)
BAB 2_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (329kB)
BAB 3_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Download (242kB)
BAB 4_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Download (494kB)
BAB 5_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Download (199kB)
Daftar Pustaka_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Download (200kB)
Lampiran_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Plagiarisme_212303064_Kevin Dwi Septiyan_Psikologi.pdf
Download (10MB)
Abstract
Latar Belakang: Burgerking Malioboro adalah store dengan penjualan terbanyak dibandingkan dengan store lainya yang ada di Yogyakarta. beban kerja tinggi pada karyawan dapat mempengaruhi seseorang mengalami Burnout. Seiring dengan adanya indikasi bahwa banyak karyawan di Burger King Malioboro mengalami stres akibat tingginya jumlah pengunjung, hal ini menjadi perhatian khusus. Mengingat lokasi Burger King Malioboro yang terletak di daerah wisata dan budaya yang mengutamakan disiplin kerja
Tujuan penelitian: Penelitian ini brtujuan untuk mengetahui gambaran beban kerja tinggi pada karyawan full time yang mengalami burnout di burgerking Malioboro Yogyakarta.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan Full time burgerking Malioboro Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan teori burnout dari Baron & Greenberg. J, (1990).
Hasil penelitian: Pada aspek Kelelahan fisik karyawan full time mengalami kelelahan fisik menyebabkan Burnout yang berdampak pada kesehatan, aspek Kelelahan emosional karyawan full time mengalami berkurangnya motivasi dan semangat yang berdampak pada semangat kerja menurun dan menyebabkan penundaan dalam pekerjaan, aspek Kelelahan sikap atau mental, karyawan full time mengalami gangguan dalam mengambil keputusan dan fokus dalam bekerja, aspek Penghargaan diri rendah karyawan full time merasa gagal jika tanggung jawab yang diberikan gagal dikerjakan dan diperburuk dengan perbandingan rekan kerjanya yang dianggap individu lebih mampu dalam bekerja.
Kesimpulan: beban kerja yang berat dan tekanan untuk mencapai hasil yang tinggi berkontribusi besar terhadap munculnya kondisi burnout di antara karyawan, yang berdampak buruk pada kinerja serta kesejahteraan mereka dalam bersosialisasi di lingkungan sekitar. hal ini sebagian besar disebabkan oleh tambahan pekerjaan yang diluar jobdesk karyawan full time dan sales tinggi dari store sendiri yang tinggi memicu beban kerja tinggi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Burnout, Full Time, Part time, Karyawan |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Psychology |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 04:08 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 04:08 |
| URI: | https:///id/eprint/5792 |
