Jamilah, - and Fatimah Dewi Anggraeni, - (2016) GAMBARAN FAKTOR RESIKO ASFIKSIA TAHUN 2013 DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Download (539kB)
Abstrak_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Download (104kB)
BAB I_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Download (193kB)
BAB II_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
BAB III_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
BAB IV_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Download (196kB)
BAB V_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Download (97kB)
Daftar Pustaka_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
Lampiran_1112170_Jamilah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Asfiksia merupakan salah satu penyebab langsung kematian bayi baru lahir. Setiap tahun bayi yang lahir di dunia, sekitar 3,6 juta (3%) bayi mengalami asfiksia neonatus, hampir 1 juta (27,78%) bayi ini meninggal. Hasil studi pendahuluan di RSUD Panembahan Senopati Bantul diperoleh data bahwa 339 (22%) bayi baru lahir dengan asfiksia pada tahun 2013.
Tujuan: Mengetahui faktor resiko asfiksia di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Lokasi penelitian di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Yogyakarta. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan Agustus, jumlah responden 339 bayi yang asfiksia tahun 2013 dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder (rekam medik). Analisa data menggunakan analisa univariat.
Hasil: Resiko asfiksia pada bayi baru lahir berdasarkan usia ibu sebagian besar 20-35 tahun sebanyak 84 responden (84%), paritas sebagian besar 1 anak sebanyak 44 responden (44%), sebagian besar partus lama sebanyak 73 responden (73%), sebagian besar kehamilan ganda sebanyak 97 responden (97%), sebagian besar ketuban pecah dini sebanyak 61 responden (39%), sebagian besar partus buatan kategori normal sebanyak 55 responden (55%) dan sebagian besar dengan BBL 2500-4000 gram sebanyak 87 bayi (87%).
Kesimpulan: Faktor resiko asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Panembahan Senopati Bantul, Yogyakarta ibu berusia 25-35 tahun, paritas 1 anak, partus lama, kehamilan ganda, KPD, partus buatan kategori normal dan BBL 2500-4000 gram.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor resiko, Asfiksia, Bayi baru lahir |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 04:27 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 04:27 |
| URI: | https:///id/eprint/5804 |
