Yuliani Setiowati, - and Tyas Ning Yuni Astuti Anggraini, - (2016) ANGKA KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PIYUNGAN TAHUN 2015. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (684kB)
Abstrak_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (109kB)
BAB I_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (194kB)
BAB II_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
BAB III_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
BAB IV_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (206kB)
BAB V_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Download (183kB)
Daftar Pustaka_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
Lampiran_1112204_Yuliani Setiowati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Preeklampsia merupakan masalah kesehatan pada ibu hamil yang memerlukan perhatian khusus karena dapat menyebabkan kematian ibu hamil dan perinatal yang tinggi. Faktor risiko terjadinya preeklampsia yaitu umumnya terjadi pada primigravida, kehamilan ganda, kehamilan di usia remaja, kehamilan pada wanita di usia diatas 40 tahun, DM, kelainan ginjal, dan lupus atau rematoid arthritis. Preeklampsia Berat (PEB) di Kabupaten Bantul 36% (4 kasus). Kasus preeklampsia di Puskesmas Piyungan sebanyak 66 kasus dari total ibu hamil 571.
Tujuan : Mengetahui angka kejadian preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Piyungan tahun 2015.
Metode : Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode retrospective study, pengambilan sampel menggunakan metode total sampling berjumlah 66 sampel. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medik dengan analisa data menggunakan anilisis univariat.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 66 kasus preeklampsia di Puskesmas Piyungan tahun 2015 didominasi oleh PER sebanyak 51 kasus (77,3%), mayoritas berumur 20-35 tahun 44 orang (66,6%), mayoritas SMP 35 orang (53,0%), mayoritas TM III 59 orang (89,4%), mayoritas primigravida 33 orang (50,0%).
Kesimpulan : Kasus preeklampsia di Puskesmas Piyungan tahun 2015 lebih banyak terjadi pada PER, 20-35 tahun, SMP, TM III, dan Primigravida.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Preeklampsia, Ibu hamil. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 04:52 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 04:52 |
| URI: | https:///id/eprint/5811 |
