Larissa Maharani, - and Budi Rahayu, - (2025) HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEBIDANAN UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Download (565kB)
Abstrak_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Download (321kB)
Bab 1_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Download (436kB)
Bab 2_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (575kB)
Bab 3_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Download (344kB)
Bab 4_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Download (490kB)
Bab 5_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Download (201kB)
Daftar Pustaka_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Download (430kB)
Lampiran_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Plagiarisme_212207033_Larissa Maharani_Kebidanan(S-1).pdf
Download (4MB)
Abstract
Latar belakang: Menstruasi yaitu proses alami dimana lapisan rahim secara berkala luruh setiap bulan, yang dikendalikan oleh hormon reproduksi. Siklus menstruasi normal yaitu antara 28 hingga 35 hari, siklus menstruasi tersebut dapat dikatakan tidak normal apabila siklus haid terjadi dalam rentang waktu dibawah 28 hari atau melampaui 35 hari. World Health Organization tahun 2020 melaporkan bahwa kejadian menstruasi tidak teratur yang dialami oleh perempuan di dunia yaitu 45%. Ketidakteraturan siklus menstruasi menandakan terjadinya gangguan menstruasi, Apabila tidak segera ditangani secara optimal, kondisi ini dapat berdampak pada kesuburan. Beberapa faktor risiko yang berkontribusi terhadap gangguan siklus menstruasi terdiri dari stres, kecemasan, aktivitas fisik, dan kualitas tidur. Tidur yang tidak berkualitas akan memiliki keadaan tubuh yang dapat menghambat sintesis hormon melatonin. Apabila sintesis hormon melatonin berkurang, maka akan menyebabkan peningkatan hormon estrogen dalam tubuh yang berdampak pada terganggunya siklus menstruasi.
Tujuan: untuk mengetahui korelasi antara kualitas tidur dan siklus menstruasi pada mahasiswi kebidanan universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Metode: Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan sampel sebanyak 58 responden.
Hasil: Analisis statistik menggunakan uji Spearman Rank diperoleh p-value 0,013<0,05, hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi pada mahasiswa program studi kebidanan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Kesimpulan: terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan siklus menstruasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | gangguan tidur, kualitas tidur, siklus menstruasi. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 16:13 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 16:13 |
| URI: | https:///id/eprint/5892 |
