Krismiyati, - and Supiyati, - (2012) HUBUNGAN UMUR KELAHIRAN DENGAN STATUS GIZI BAYI DI DESA BUTUH KECAMATAN BUTUH KABUPATEN PURWOREJO. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Download (201kB)
Abstrak_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Download (162kB)
BAB I_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Download (129kB)
BAB II_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
BAB III_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (145kB)
BAB IV_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Download (94kB)
BAB V_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Download (55kB)
Daftar Pustaka_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
Lampiran_1310273_Krismiyati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang Angka kematian bayi di Indonesia tahun 2008 mencapai 31,04 per 1000/KH, Kabupaten Purworejo 10,9 per 1000/KH. Penyebab kematian bayi adalah kelahiran prematur, prematur juga erat hubungannya dengan kekurangan gizi kurang. Umur kelahiran prematur menjadi salah satu penyebab dari kekurangan gizi. Studi pendahuluan yang pernah dilakukan peneliti di Desa Butuh yang dilakukan pada bulan Januari 2012, didapatkan jumlah balita dengan status gizi buruk 3 anak (1,76%), balita status gizi kurang 20 anak (11,76%), balita dengan status gizi lebih 2 anak (1,17%) dan balita dengan status gizi baik 145 (85,29%) dari 170 balita usia 0-5 tahun. Kelahiran bayi pada tahun 2011 ada 37, lahir premature 3 bayi, lahir matur / cukup bulan 32 bayi dan lahir postmatur 2 bayi.
Tujuan: menganalisis hubungan antara umur kelahiran dengan status gizi bayi di Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo.
Metode penelitian: menggunakan jenis penelitian analitik, metode penelitian cross sectional,waktu penelitian bulan Juni-Juli 2012, jumlah sempel 37 bayi umur 0-12 bulan, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Teknik pengambilan data menggunakan checklist dan pengukuran status gizi dari berat badan disesuaikan dengan umur.Uji statistik yang digunakan adalah kendall tau menggunakan tingkat signifikan 0,05 (95%).
Hasil penelitian: dari 37 bayi didapatkan umur kelahiran prematur 6 (16,2%), matur 30 (81,1%), postmatur 1 (2,7%), status gizi lebih 3 (8,1%), baik 27 (73%), kurang 7 (18,9%), buruk 0 (0%). Nilai t hitung 0.443 dan tingkat signifikan 0,006.
Kesimpulan: ada hubungan umur kelahiran dengan status gizi bayi di Desa Butuh Kecamatan Butuh Kabupaten Purworejo. Saran untuk bidan desa sebaiknya lebih memperhatikan bayi prematur dan bayi yang kekurangan gizi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | umur kelahiran, status gizi bayi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 03 Jul 2026 04:42 |
| Last Modified: | 03 Jul 2026 04:42 |
| URI: | https:///id/eprint/5964 |
