Anas Handayani, - and Rijantono Frasiscus Maria, - (2016) Kelengkapan Pengisian Informad Consent Rawat Inap Pada Kasus Bedah Saraf di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Tahun 2016. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Download (625kB)
Intisari_Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Download (93kB)
BAB 1_Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Download (210kB)
BAB 2_Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
BAB 3_Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
BAB 4_Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Download (252kB)
BAB 5_ Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Download (6kB)
Dapus_Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
Lampiran_Anas Handayani_1313013_RMIK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar belakang: Kelengkapan pengisian data pada informed consent sangat penting karena dapat mempengaruhi aspek hukum rekam medis dan mutu rekam medis serta dapat menjadi alat bukti yang sah. Berdasarkan studi pendahuluan di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta dari berkas rekam medis kasus bedah didapatkan hasil analisis kelengkapan pengisian informed consent dengan prosentase ketidaklengkapan pada variabel autentikasi item nama dokter dan tandatangan saksi 50% serta pada laporan penting pada item prognosis 41,67%. Tujuan penelitian : untuk mengetahui kelengkapan pengisian informed consent rawat inap pada kasus bedah saraf di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta tahun 2016. Metode Penelitian: Desain penelitian adalah deskriptif. Variabel penelitian ini adalah 4 analisis kuantitatif yaitu identifikasi , pelaporan penting, autentikasi dan pendokumentasian yang benar. Populasi dan sampel penelitian adalah semua formulir informed consent kasus bedah saraf sejumlah 40 formulir. Alat penelitian adalah tabel checklist. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik pengolahan data yaitu Editing, Klasifikasi, Tabulasi dan Penyajian data. Analisis data yang digunakan adalah data deskriptif kuantitatif dan kualitaitif. Hasil Penelitian: prosentase kelengkapan terendah pada variabel laporan penting komponen analisis perkiraan biaya 40% dan pada variabel autentikasi komponen analisis nama terang dokter 34,28%. Faktor yang memepengaruhi ketidaklengkapan pengisian informed consent adalah faktor man yaitu kesibukan tenaga kesehatan dan kesadaran tenaga kesehatan dalam pengisian informed consent, selain itu faktor money yaitu belum adanya reward bagi tenaga kesehatan yang mengisi lengkap informed consent. Kesimpulan: secara umum kelengkapan pengisian informed consent pada kasus bedah saraf masih kurang. Hal ini dipengaruhi faktor man yaitu kesibukan tenaga kesehatan dan kesadaran tenaga kesehatan dalam pengisian informed consent , serta faktor money yaitu belum adanya reward untuk tenaga kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kelengkapan, Informed Consent, Bedah Saraf |
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 04:20 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 04:20 |
| URI: | https:///id/eprint/6086 |
