Siti Rohmiyatun, - and Endang Rostiati, - (2012) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN TINGKAT KEJADIAN KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN PADA KARANG TARUNA DUKUH NGEMPLAK KUMPULREJO ARGOMULYO SALATIGA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Download (358kB)
Abstrak_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Download (64kB)
BAB I_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Download (59kB)
BAB II_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
BAB III_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (98kB)
BAB IV_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Download (81kB)
BAB V_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Download (61kB)
Daftar Pustaka_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
Lampiran_1307052_Siti Rohmiyatun_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (124kB)
Abstract
Latar Belakang : Hasil penelitian PKBI pada tahun 2005 di lima kota (Kupang, Palembang, Singkawang, Cirebon, dan Tasikmalaya) yang meneliti 227 remaja menunjukkan bahwa sebanyak 16,46 % dari remaja berumur 15-24 tahun mengaku telah berhubungan seks. Sebanyak 22,6% kehamilan remaja di Indonesia disebabkan pergaulan seks. Sedangkan kehamilan remaja diluar nikah sebanyak 3,2% akibat diperkosa, hubungan seks suka sama suka 12,9% dan tidak terduga 45,2%. Tingginya angka kehamilan remaja akibat pergaulan seks bebas itu terjadi karena minimnya pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. (Depkes, 2007). Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dengan tingkat kejadian kehamilan tidak diinginkan pada karang taruna Dukuh Ngemplak Kumpulrejo Argomulyo Salatiga. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan peneltian deskriptif korelasi dengan pendekatan waktu cross sectional. Subyek penelitian yaitu remaja putri karang taruna di dukuh Ngemplak Kumpulrejo Argomulyo Salatiga. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 32 remaja putri. Teknik Analisis untuk mengetahui hubungan uji statistik Chi Square. Waktu penelitian pada bulan juni 2011. Hasil Penelitian : Sebagian responden mempunyai tingkat pengetahuan yang tinggi tentang kesehatan reproduksi sebanyak 19 responden (59,38%). Dan tingkat kejadian kehamilan tidak diinginkan terdapat 4 remaja putri atau sebesar (12,5%). Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan reproduksi dengan tingkat kejadian kehamilan tidak diinginkan yang ditunjukkan dengan nilai χ2 = 6.112 dengan signifikansi (p) = 0,047.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat Pengetahuan, Kesehatan Reproduksi, kejadian kehamilan tidak diinginkan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 05:37 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 05:37 |
| URI: | https:///id/eprint/6095 |
