Irma Yunita Ciptaningrum, - and Sis Wuryanto, - (2016) Ketepatan Kode Diagnosis Pada Kasus Neoplasma di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang Tahun 2015. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_rma Yunita Ciptaningrum_1313004_RMIK.pdf
Download (427kB)
Intisari_Irma Yunita Ciptaningrum_1313004.pdf
Download (173kB)
BAB 1_Irma Yunita Ciptaningrum_1313004.pdf
Download (185kB)
BAB2 _Irma Yunita Ciptaningrum_1313004.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (272kB)
BAB 3_Irma Yunita Ciptaningrum_1313004.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (411kB)
BAB 4_Irma Yunita Ciptaningrum_1313004.pdf
Download (259kB)
BAB 5_Irma Yunita Ciptaningrum_1313004.pdf
Download (90kB)
Dapus_Irma Yunita Ciptaningrum_1313004.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (172kB)
Lampiran_Irma Yunita Ciptaningrum_1313004.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Latar Belakang: Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Sistem coding klasifikasi penyakit merupakan pengelompokan penyakit kedalam satu grup nomor kode penyakit sejenis sesuai ICD-10. Neoplasma merupakan penyakit pertumbuhan sel. Neoplasma terdiri dari sel-sel baru yang mempunyai bentuk, sifat, dan kinetika yang berbeda dari sel normal asalnya. Dalam penanganan kasus yang kompleks tersebut dibutuhkan tindakan dan runtutan pengobatan yang kompleks pula sehingga diperlukan kode penyakit yang lebih spesifik supaya dapat menggambarkan kondisi penyakit secara lebih lengkap. Tujuan Penelitian: Diketahuinya pengodean diagnosis pada kasus neoplasma di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang. Metode Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum Semarang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 62 dokumen dan 4 orang responden. Hasil Penelitian: Ketepatan kode morfologi diagnosis neoplasma diperoleh hasil 0% kode tepat 6 karakter, 0% kode tepat 5 karakter, 0% kode tepat 4 karakter, 0% kode tepat 3 karakter, 0% kode tepat 2 karakter, 0% kode tepat 1 karakter dan 100% tidak dikode. Ketepatan kode topografi diperoleh hasil 72,59% kode tepat 4 karakter, 27,41% kode tepat 3 karakter, 0% kode tepat 2 karakter, 0% kode tepat 1 karakter, 0% kode tidak tepat sama sekali. Proses pengodean di RS Panti Wilasa Citarum menggunakan ICD-10 Volume 3. Faktor yang menyebabkan ketidaktepatan dalam pengodean adalah petugas coding sulit membaca tulisan dokter disertai SOP pengodean yang kurang jelas. Kesimpulan: Tata cara pengodean neoplasma belum sesuai dengan kaidah ICD- 10 dengan prosentase ketepatan kode topografi 72,59%dan kode morfologi 0%. Hal tersebut disebabkan karena sulitnya membaca tulisan dokter. Saran:Sebaiknya dalam pengodean diagnosis neoplasma mengikuti kaidah ICD- 10 dengan meningkatkan ketepatan pengodean morfologi dan topografi serta dilakukan sosialisasi untuk dokter mengenai tata cara penulisan diagnosis yang benar pada dokumen rekam medis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ketepatan, diagnosis, neoplasma, pengodean |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 06:32 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 06:32 |
| URI: | https:///id/eprint/6120 |
