Maya Nanda Dewi, - and Kori Puspita Ningsih, - (2016) Analisis Efisiensi Pengelolaan Tempat Tidur Rumah Sakit Berdasarkan Grafik Barber Johnson di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-1-15.pdf
Download (467kB)
Intisari_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-16-17.pdf
Download (127kB)
BAB 1_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-18-25.pdf
Download (180kB)
BAB 2_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-26-43.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
BAB 3_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-44-57.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
BAB 4_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-58-115.pdf
Download (1MB)
BAB 5_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-116-117.pdf
Download (6kB)
Daftar Pustaka_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-118-119.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (64kB)
Lampiran_Maya Nanda Dewi_1313028_RMIK-120-146.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Statistik rumah sakit digunakan sebagai tolak ukur kualitas pelayanan dan dasar untuk pengambilan keputusan. Grafik Barber Johnson dapat digunakan sebagai sumber informasi dalam proses pengambilan keputusan. Untuk mengetahui tingkat efisiensi pegelolaan TT RS diperlukan indikator RS yaitu BOR, LOS, TOI, BTO. RS Muhammadiyah Yogyakarta sudah membuat Grafik Barber Johnson, tetapi titik Barber Johnson pada tahun 2015 tidak berada pada daerah efisien. Tujuan: Menganalisis efisiensi pengelolaan tempat tidur berdasarkan Grafik Barber Johnson di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2015. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan Rancangan penelitian cross Sectional. Hasil: Pengumpulan SHRI, pengolahan data SHRI, dan peyajian indikator RS dalam bentuk GBJ di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menggunakan sistem komputer. Berdasarkan perbandingan GBJ antar ruang didapat bahwa ruang Arafah berada dalam daerah efisien dengan nilai indikator RS yaitu BOR=76,14%, LOS=5,02 Hari, TOI=1,57 Hari, dan BTO=55,38 Kali. Sedangkan ruang yang paling menjauhi daerah efisien adalah ruang IMC dengan nilai indikator RS yaitu, BOR=46,81%, LOS=14,59 Hari, TOI=16,57 Hari, dan BTO=11,71 Kali. Kesimpulan: Pengelolaan TT di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta menggunakan sistem komputer. Berdasarkan perbandingan GBJ antar ruang didapat bahwa Ruang Arafah berada pada daerah efisien, sedangkan Ruang IMC yang paling menjauhi daerah efisien
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Efisiensi, Pengelolaan Tempat Tidur, Grafik Barber Johnson |
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 03:06 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 03:06 |
| URI: | https:///id/eprint/6195 |
