Diah Ayu Lutfiyati, - and Ratna Prahesti, - (2025) Studi Kasus Hemoroid Dengan Terapi Farmakologi Dan Non-Farmakologi Pada Ny.D Di Klinik Puri Adisty Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
JUDUL_243208026_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Download (826kB)
ABSTRAK_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Download (177kB)
BAB 1_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Download (303kB)
BAB 2_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (346kB)
BAB 3_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Download (191kB)
BAB 4_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Download (187kB)
BAB 5_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Download (177kB)
DAFTAR PUSTAKA_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Download (290kB)
LAMPIRAN_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
PLAGIARISME_243208016_DIAH AYU LUTFIYATI_PROFESI BIDAN.pdf
Download (302kB)
Abstract
Latar belakang : Hemoroid merupakan pembengkakan dan peradangan vena anorektal yang sering menimbulkan gejala nyeri, perdarahan, gatal, dan prolapse. Pada ibu nifas, kondisi ini sering dipicu oleh persalinan pervaginam lama,
mengejan berlebihan, atau faktor risiko lain yang meningkatkan tekanan intraabdomen. Penanganan hemoroid memerlukan kombinasi terapi farmakologi dan non-farmakologi untuk mengurangi keluhan dan mendukung pemulihan.
Tujuan : Mengetahui penanganan hemoroid dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi pada Ny. D usia 33 tahun di Klinik Puri Adisty Yogyakarta serta mengevaluasi hasil asuhan kebidanan berkesinambungan menggunakan tujuh langkah manajemen kebidanan.
Hasil : Subjek adalah Ny. D, multipara usia 33 tahun, pada masa nifas dengan keluhan utama nyeri saat buang air besar dan adanya benjolan pada anus sesuai gambaran hemoroid. Penatalaksanaan dilakukan melalui terapi farmakologi berupa pemberian analgesik, supositoria antihemoroid, serta pencahar ringan sesuai indikasi. Terapi non-farmakologi meliputi sitz bath dengan air hangat, edukasi konsumsi makanan tinggi serat, peningkatan asupan cairan. Hasil evaluasi menunjukkan perbaikan signifikan: nyeri berkurang, benjolan mengecil hingga tidak tampak, eliminasi lancar.
Kesimpulan : Terapi farmakologi dan non-farmakologi saling melengkapi dalam menangani hemoroid pada ibu nifas, terbukti efektif meningkatkan kenyamanan serta mempercepat pemulihan pascapersalinan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 03:19 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 03:19 |
| URI: | https:///id/eprint/6200 |
