Siti Asiyah, - and Budi Rahayu, - (2016) GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB IKTERUS NEONATORUM FISIOLOGISDI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTULYOGYAKARTA 2016. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Download (629kB)
Abstrak_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Download (151kB)
BAB I_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Download (158kB)
BAB II_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
BAB III_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
BAB IV_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Download (204kB)
BAB V_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Download (148kB)
Daftar Pustaka_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (183kB)
Lampiran_1113198_Siti Asiyah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Ikterus Neonatorum adalah salah satu penyebab kematian neonatal. Di Indonesia kematian neonatal dengan ikterus masih mencapai 6%. (Rosmawaty, 2015:1). Pada neonatal bilirubin akan meningkat selama 3 sampai 4 hari hingga mencapai kadar 10 mg/dL. sekitar 15% bayi didiagnosis ikterus (Williams, 209:653). Ikterus neonatorum ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor dari ibu maupun dari kondisi bayi. Tujuan : Mengetahui gambaran faktor penyebab ikterus fisiologis neonatorum pada bayi baru lahir di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospective dengan data yang diambil data primer. Populasi adalah bayi yang mengalami ikterus neonatorum fisiologis di RSUD Panembahan Senopati. Tekhnik pengambilan sampel dengan menggunakan sampel random sampling yaitu sebesar 195 responden. Analisa data yang digunakan adalah tekhnik deskriptif univariat dengan prosentase. Hasil : Gambaran bayi yang mengalami ikterus neonatorum 50,8% berusia 24- 72jam pertama kelahiran dan 49,2% ≥72 jam kelahiran. 52,3% berjenis kealmin laki- laki dan 47,7% berjenis kelamin perempuan. 95,4% diberikan ASI dan 4,6% tidak diberikan ASI. 79% dengan BBLC dan 21% dengan BBLR. 85,6% dengan riwayat kehamilan aterm dan 14,4% dengan preterm. 60,5% dengan persalinan spontan, 31,3% dengan persalinan Sectio Caesaria, 3,1% dengan persalinan vakum dan 5,1% dengan persalinan induksi. 65,5% tanpa komplikasi persalinan dan 34,5% dengan komplikasi persalinan. Kesimpulan dan Saran: Faktor penyebab Ikterus Neonatorum di RSUD Panembahan Senopati Abntul disebabkan karena pemberian ASI, riwayat berat lahir, riwayat usia kehamilan, riwayat persalinan dan komplikasi persalinan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Penyebab Ikterus Neonatorum Fisiologis |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 07:12 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 07:12 |
| URI: | https:///id/eprint/6223 |
