Maida Nurahmah, - and Ika Fitria Ayuningtyas, - (2016) ANGKA KEJADIAN FAKTOR PREDISPOSISI ATONIA UTERI PADA IBU BERSALIN DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Download (322kB)
Abstrak_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Download (99kB)
BAB I_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Download (110kB)
BAB II_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
BAB III_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
BAB IV_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Download (193kB)
BAB V_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Download (93kB)
Daftar Pustaka_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
Lampiran_1113223_Maida Nurahmah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Atonia uteri adalah kegagalan kontraksi uterus untuk mengontrol perdarahan setelah melahirkan. Perdarahan postpartum secara fisiologis dikontrol oleh kontraksi serabut-serabut miometrium yang mengelilingi pembuluh darah yang memvaskularisasi daerah implantasi plasenta, dengan kata lain atonia uteri terjadi apabila serabut-serabut miometrium tidak berkontraksi (Wuryanti, 2010). Penyebab atonia uteri belum diketahui dengan pasti tetapi terdapat beberapa faktor predisposisi atonia uteri yaitu distensi rahim yang berlebihan, pemanjangan masa persalinan atau partus lama, grandemultipara (paritas 5 atau lebih), kehamilan dengan mioma uterus. Selain itu, faktor predisposisi lain adalah persalinan buatan (section caesarea atau SC, forceps dan ekstraksi vakum), persalinan lewat waktu, dan korioamnionitis (Jannah, 2015).
Tujuan Penelitian: Diketahuinya angka kejadian faktor predisposisi atonia uteri pada ibu bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Metode Penelitian: Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 65 ibu bersalin yang mengalami atonia uteri di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Penelitian ini menggunakan analisis univariat.
Hasil Penelitian: Kejadian faktor predisposisi atonia uteri pada ibu bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul sebanyak 65 kasus (2,40%) dari 2834 ibu bersalin. Angka kejadian faktor predisposisi dilihat dari kehamilan kembar, lebih banyak yang melahirkan bayi tunggal sebanyak 48 kasus (73%). Angka kejadian faktor predisposisi bayi makrosomia sebagian besar terjadi pada ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan normal yaitu sebanyak 39 kasus (60%). Angka kejadian faktor predisposisi sebagian besar terjadi pada ibu yang tidak mengalami polihidramnion yaitu 39 kasus (60%). Angka kejadian faktor predisposisi paritas sebagian besar terjadi karena ibu bersalin dengan riwayat multigravida sebanyak 48 kasus (73,8%). Angka kejadian berdasarkan faktor predisposisi sebagian besar terjadi pada kelompok umur antara 21-34 tahun yaitu sebanyak 42 kasus (64,6%). Angka kejadian faktor predisposisi banyak terjadi pada partus lama yaitu 35 kasus (53,8%). Angka kejadian faktor predisposisi malnutrisi (anemia) yaitu sebanyak 39 kasus (60%).
Kesimpulan: Kejadian terjadi karena adanya faktor predisposisi seperti bayi kembar, bayi makrosomia, polihidramnion, paritas, umur ibu, partus lama dan malnutrisi (anemia).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Predisposisi, Atonia Uteri |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 02:31 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 02:31 |
| URI: | https:///id/eprint/6252 |
