Apriyanti Aini, - and Jumiyati, - (2011) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN AKSEPTOR SUNTIK TENTANG KONTRASEPSI SUNTIK DI BPS MURYATI KALASAN SLEMAN TAHUN 2011. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1308260_Apriyanti Aini_D3 Kebidanan.pdf
Download (3MB)
Abstrak_1308260_Apriyanti Aini_D3 Kebidanan.pdf
Download (38kB)
BAB I_1308260_Apriyanti Aini_D3 Kebidanan.pdf
Download (40kB)
BAB II_1308260_Apriyanti Aini_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (60kB)
BAB III_1308260_Apriyanti Aini_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
BAB IV_1308260_Apriyanti Aini_D3 Kebidanan.pdf
Download (55kB)
BAB V_1308260_Apriyanti Aini_D3 Kebidanan.pdf
Download (27kB)
Lampiran_1308260_Apriyanti Aini_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12MB)
Abstract
Latar Belakang: Kontrasepsi adalah usaha untuk mencegah kehamilan. Data Badan Pusat Statistik tahun 2009 menunjukkan bahwa jenis kontrasepsi yang paling banyak digunakan adalah suntik. Pemakaian alat kontrasepsi suntik Di BPS Muryati, Kalasan, Sleman sejumlah 68,4%. Banyak akseptor yang tidak mengerti tentang kontrasepsi suntik. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan tentang kontrasepsi suntik adalah pendidikan, pekerjaan, umur, lingkungan, dan sosial budaya. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan akseptor suntik tentang kontrasepsi suntik di BPS Muryati, Kalasan, Sleman. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif dengan pendekatan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah akseptor suntik di BPS Muryati, Kalasan, Sleman sebanyak 60 responden. Sampel diambil dengan purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal, yaitu: tingkat pengetahuan akseptor suntik tentang kontrasepsi suntik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, diolah dengan teknik analisis deskriptif persentase. Hasilnya: Mayoritas responden yang berumur 31-40 tahun (60%), mempunyai latar belakang pendidikan SMP yaitu 21 orang (35%), mayoritas pekerjaan responden sebagai ibu rumah tangga yaitu 35 orang (58,3%), mempunyai tingkat pengetahuan mengenai tentang kontrasepsi suntik dengan kriteria cukup. Kesimpulan: Rata-rata tingkat pengetahuan akseptor suntik tentang kontrasepsi suntik di BPS Muryati, Kalasan, Sleman adalah cukup. Disarankan agar akseptor suntik lebih meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi suntik.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat pengetahuan, akseptor suntik, kontrasepsi suntik. |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 06:46 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 06:46 |
| URI: | https:///id/eprint/6282 |
