Meta Ayuningtyas, - and Dwi Margawati, - (2016) Ketepatan Kode ICD-10 Pada Kasus Persalinan Pasien Rawat Inap Triwulan I di RSUD Prambanan Tahun 2016. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_Meta Ayuningtyas_1313017_full-1-11.pdf
Download (357kB)
Intisari_Meta Ayuningtyas_1313017_full-12-13.pdf
Download (95kB)
BAB 1_Meta Ayuningtyas_1313017_full-14-24.pdf
Download (189kB)
BAB 2_Meta Ayuningtyas_1313017_full-25-35.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (245kB)
BAB 3_Meta Ayuningtyas_1313017_full-36-42.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
BAB 4_Meta Ayuningtyas_1313017_full-43-54.pdf
Download (262kB)
BAB 5_Meta Ayuningtyas_1313017_full-55.pdf
Download (89kB)
Dapus_Meta Ayuningtyas_1313017_full-56-57.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
Lampiran_Meta Ayuningtyas_1313017_full-58-92.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Pengodean diagnosis harus sesuai aturan ICD-10 atau International Statistical Classification of Disesases and Related Health Problem. Sehingga petugas coder harus memiliki pengetahuan dalam menetapkan kode diagnosis. Ketepatan pengodean sangat diperlukan karena sebagai bahan pembuatan pelaporan Tujuan Penelitian: Mengetahui prosentase ketepatan kode ICD-10 pada kasus persalinan pasien rawat inap pada triwulan I di RSUD Prambanan. Mengetahui faktor penyebab ketidaktepatan kode ICD-10 pada kasus persalinan pasien rawat inap pada triwulan I di RSUD Prambanan. Metode Penelitian: Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sumber data yaitu sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer terdiri dari petugas coding rawat inap dan koordinator rekam medis. Sedangkan sumber sekunder terdiri dari SOP coding dan 40 berkas rekam medis kasus persalinan pasien rawat inap triwulan I. Metode pengambilan data yaitu wawancara, studi dokumentasi dan observasi. Hasil Penelitian: Prosentase ketepatan kode ICD-10 pada kasus persalinan belum mencapai 100% karena petugas belum mencantumkan kode outcome of delivery, petugas mengode DKP dengan O33.9, letak lintak dikode O32.1, SC elektif dan SC dikode O82.1. Faktor penyebab ketidaktepatan kode ICD-10 kasus persalinan yaitu pengoisian diagnosis belum terisi lengkap, dan belum pernah dilakukan evaluasi atau audit coding. Kesimpulan: Ketepatan kode ICD-10 pada kasus persalinan masih kurang baik dan faktor ketidaktepatan karena pengisian rekam medis terkait diagnosis kasus persalinan belum lengkap dan belum dilaksanakan audit atau evaluasi coding.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kode ICD-10, coding, Persalinan, Rawat Inap |
| Subjects: | R Medicine > RZ Medical Record and Health Information |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Yanti - - |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 11:45 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 11:45 |
| URI: | https:///id/eprint/6286 |
