Tyas Sukma Purbaningrum, - and Ratih Kumoro Jati, - (2012) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA BAYI BARU LAHIR DI BPS WATI SUBAGYA, DEMANGAN PRAMBANAN, SLEMAN YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Download (188kB)
Abstrak_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Download (27kB)
BAB I_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Download (35kB)
BAB II_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (75kB)
BAB III_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (57kB)
BAB IV_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Download (59kB)
BAB V_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Download (24kB)
Daftar Pustaka_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (963kB)
Lampiran_1309069_Tyas Sukma Purbaningrum_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (93kB)
Abstract
Latar Belakang : Angka kematian bayi (AKB) di Indonesia tertinggi di Negara ASEAN yaitu 35 bayi per 1000 kelahiran. Beberapa penyebab kematian bayi baru lahir (neonates) yang terbanyak disebabkan oleh kegawatdaruratan dan penyulit pada masa neonates. Berdasarkan studi pendahuluan ada ibu yang telat membawa bayinya berobat di Bps Wati Subagya yaitu bayi terlihat kuning pada hari ke 3 dan dari hasil wawancara yang didapatkan dari 10 ibu hamil terdapat 7 ibu belum mengetahui tentang tanda bahaya bayi baru lahir dan 3 ibu hamil sudah mengetahui tentang tanda bahaya bayi baru lahir. Tujuan : Peneliti bertujuan Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang tanda bahaya bayi baru lahir BPS Wati Subagya, Demangan, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian diakriptif kuantitatif, subyek dalam penelitian ini adalah 45 ibu hamil yang berkunjung di Bps Wati Subagya yang diambil dengan metode accidental sampling. Proses pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan deskriptif presentase. Hasil Penelitian : Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya bayi baru lahir yaitu sebagian besar mempunyai pengetahuan cukup ada 26 responden (57,8 %) Sebagian besar responden mempunyai pengetahuan yang cukup tentang pengertian dan macam-macam tanda bahaya bayi baru lahir, yaitu ada 31 responden dengan persentase 68,9 %, tentang Gejala dan Penyebab tanda bahaya bayi baru lahir, yaitu ada 24 responden (53,3%) dan tentang pencegahan tanda bahaya bayi baru lahir, yaitu ada 26 responden (57,8%). Kesimpulan : Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya bayi baru lahir secara umum adalah cukup.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat Pengetahuan, Tanda Bahaya Bayi Baru Lahir |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 07:50 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 07:50 |
| URI: | https:///id/eprint/6347 |
