Okfianingsih, - and Tri Sunarsih, - (2011) TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI BPS SRI WIDATI IMOGIRI BANTUL. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (1MB)
Abstrak_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (26kB)
BAB I_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (38kB)
BAB II_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (70kB)
BAB III_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
BAB IV_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (96kB)
BAB V_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Download (26kB)
Daftar Pustaka_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (24kB)
Lampiran_1308083_Okfianingsih_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
Abstract
Latar Belakang: Angka kematian ibu (AKI) sebagai salah satu indikator kesehatan ibu, dewasa ini masih tinggi di Indonesia bila dibandingkan dengan Angka Kematian Ibu di Negara ASEAN lainnya. Penyebab kematian ibu di Indonesia adalah perdarahan, preeklampsi/eklampsi dan infeksi. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perdarahan pervaginam, sakit kepala hebat, bengkak pada muka/tangan, nyeri abdomen yang hebat, air ketuban keluar sebelum waktunya, bayi kurang bergerak. Metode Penelitian: Jenis penelitiannya adalah deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Cara pengambilan data menggunakan kuesioner yang dibagikan pada 40 responden yaitu semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di BPS Sri Widati Bantul dan pengolahan data menggunakan KR-20. Hasil: Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang perdarahan pervaginam sebanyak 24 orang (60%) masih rendah, sakit kepala yang hebat sebanyak 19 orang (47,5%) sebagian besar seimbang antara tinggi dan sedang, pandangan kabur sebanyak 21 orang (52,5%) masih rendah, nyeri abdomen yang hebat sebanyak 15 orang (37,5%) dikatakan sedang, keluar air ketuban sebelum waktunya sebanyak 23 orang (57,5%) masih rendah, bengkak pada muka dan tangan sebanyak 29 orang (72,5%) masih rendah, bayi kurang bergerak sebanyak 22 orang (55%) dikategorikan tinggi. Kesimpulan: hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan sebagian besar sedang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tingkat Pengetahuan, Tanda Bahaya Kehamilan |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 02:08 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 02:09 |
| URI: | https:///id/eprint/6386 |
