Fifin Dewi Fitriani, - and Dwi Yulinda, - (2025) Pengaruh Yoga Postnatal Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Nifas di PMB Anisa Mauliddina, S.ST., M.Keb. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
1. Judul_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Download (2MB)
2. Abstrak_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Download (119kB)
3. Bab 1_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Download (140kB)
4. Bab 2_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (193kB)
5. Bab 3_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Download (147kB)
6. Bab 4_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Download (156kB)
7. Bab 5_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Download (13kB)
8. Daftar Pustaka_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Download (244kB)
9. Lampiran_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
10. Plagiarisme_243208032_Fifin Dewi Fitriani_Pendidikan Profesi Bidan.pdf
Download (465kB)
Abstract
Latar Belakang: Nyeri punggung dialami oleh 50-70% ibu nifas pada mingguminggu awal setelah melahirkan. Data di PMB Anisa Mauliddina menunjukkan 33,3% ibu nifas melaporkan nyeri punggung. Kondisi ini bukan hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi dapat mengganggu perawatan bayi,
menurunkan kualitas tidur, dan berisiko berkembang menjadi nyeri kronis atau depresi postpartum. Penanganan non-farmakologis seperti yoga postnatal menjadi solusi penting karena aman, alami, dan efektif membantu pemulihan fisik sekaligus mengurangi nyeri punggung.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan subjek Ny. Y, ibu nifas P2A1 berusia 31 tahun. Intervensi dilakukan berupa latihan yoga postnatal dengan 2 kali sesi pendampingan masing-masing berdurasi 30 menit dan dilanjutkan dengan 4 kali latihan mandiri di rumah dengan durasi 15 menit per sesi. Gerakan yoga difokuskan pada peregangan, pernapasan dalam, dan relaksasi terutama pada area punggung bawah. Tingkat nyeri diukur menggunakan instrumen Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Berdasarkan karakteristik usia 31 tahun, pendidikan menengah, jumlah kehamilan P2A1, serta aktivitas harian seperti menyusui dan menggendong bayi, Ny. Y awalnya mengalami nyeri punggung dengan skala 6 (nyeri sedang) menggunakan alat ukur VAS 10 cm. Setelah menjalani 2 kali sesi yoga postnatal dengan pendampingan (30 menit per sesi) dan 4 kali latihan mandiri di rumah (15 menit per sesi), tingkat nyeri menurun menjadi skala 2 (nyeri ringan). Hal ini menunjukkan adanya penurunan nyeri sebesar 66,7%, yang menggambarkan pengaruh yoga postnatal yang bermakna terhadap perbaikan nyeri punggung pada ibu nifas.
Kesimpulan: Yoga postnatal terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri punggung pada Ny. Y dengan penurunan nyeri mencapai 66,7% selama 2 sesi latihan (2 sesi dengan pendampingan dan 4 sesi mandiri). Oleh karena itu, yoga
postnatal dapat dijadikan intervensi komplementer dalam asuhan kebidanan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan ibu nifas.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 02:30 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 02:30 |
| URI: | https:///id/eprint/6395 |
