Jayanti Indra Vuri, - and Ummu Hani Edi Nawangsih, - (2012) HUBUNGAN UMUR IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA PERSALINAN NORMAL PRIMIPARA DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL 2011. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Download (2MB)
Abstrak_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Download (2MB)
BAB I_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Download (2MB)
BAB II_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BAB III_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
BAB IV_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Download (2MB)
BAB V_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Download (2MB)
Daftar Pustaka_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Lampiran_1309206_Jayanti Indra Vuri_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Latar Belakang : Kabupaten Bantul mempunyai Angka Kematian Ibu tertinggi kedua yaitu sebesar 10/12.185 KH. Perdarahan Postpartum menjadi penyebab utama 40 % kematian ibu di Indonesia. Ruptur perineum merupakan salah satu penyebab perdarahan postpartum yaitu sebesar 5 %. Lebih dari 50 % ibu bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul mengalami ruptur perineum. Faktor predisposisi ruptur perineum salah satunya adalah umur ibu < 20 tahun dan >35 tahun. Tujuan Penelitian :Diketahuinya kesignifikanan hubungan antara umur ibu bersalin dengan kejadian ruptur perineum di RSUD Panembahan Senopati Bantul tahun 2011. Metode Penelitian :Penelitian analitik observasional dengan menggunakan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di RSUD Panembahan Senopati Bantul pada bulan Juni sampai dengan bulan Juli tahun 2012.. Subyek ibu bersalin normal primipara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah format pengumpulan data berupa checklist dan lembar observasi yang mengambildata dari RM (Rekam Medis). Uji analisis bivariat menggunakan uji Koefisien Kontingensi C pada tingkat kesalahan 5% atau α 0,05. Hasil : Dari 60 ibu bersalin sebanyak 70 % mengalami ruptur perineum. Ibu bersalin yang mengalami ruptur perineum derajat tinggi adalah ibu bersalin dengan usia risiko. Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara umur ibu bersalin dengan kejadian ruptur perineum di RSUD Panembahan Senopati Bantul tahun 2011. Hal ini ditunjukkan dari angka signifikan p: 0,00 < 0,05. Kesignifikanan hubungan antara dua variabel adalah sedang yang dihitung dengan rumus Koefisien Kontingensi C.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Umur, Ruptur Perineum, Ibu Bersalin |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 07:29 |
| Last Modified: | 10 Jul 2026 07:29 |
| URI: | https:///id/eprint/6442 |
