Fathun Nurur Rohmah, - and Dwi Yatmi Prihartini, - (2011) HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RSUD WATES TAHUN 2011. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Download (271kB)
Abstrak_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Download (61kB)
BAB I_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Download (69kB)
BAB II_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
BAB III_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
BAB IV_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Download (88kB)
BAB V_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Download (55kB)
Daftar Pustaka_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (58kB)
Lampiran_1308165_Fathun N.R_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar belakang : Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi merupakan salah satu indikator keberhasilan layanan kesehatan di suatu negara. Berbagai faktor yang terkait dengan risiko terjadinya komplikasi kehamilan dan cara pencegahannya telah diketahui. Akan tetapi, jumlah kematian ibu dan bayi masih tetap tinggi. Di Indonesia penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan, infeksi dan eklampsia, sedangkan penyebab tak langsung kematian ibu diantaranya anemia, dan Kurang Energi Kronik (KEK). Studi pendahuluan di RSUD wates menunjukan bahwa persalinan sebanyak 771 persalinan dengan 136 persalinan BBLR, yaitu 33 persalinan dengan Hb kurang dari 11 g%. Tujuan : Diketahuinya hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Wates. Metode Penelitian : Survei analitik, dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di RSUD Wates pada tahun 2011. Populasi adalah Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di RSUD Wates pada bulan Maret sampai Mei 2011 berjumlah 537 orang dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling dan menggunakan purposive sampling. Analisis yang digunakan yaitu nilai Chi kuadrat (x2). Hasil Penelitian : kejadian BBLR yang mengalami persalinan dengan tidak anemia sebanyak 30 orang (7,9%), yang mengalami kejadian BBLR dengan anemia ringan sebanyak 22 orang (5,8%) dan yang mengalami persalinan BBLR dengan anemia sedang sebanyak 5 orang (1,3%) sedangkan ibu dengan kejadian tidak BBLR dengan tidak anemia sebanyak 178 orang (47,1%), yang mengalami kejadian tidak BBLR dengan anemia ringan 128 orang (33,9%) dan yang mengalami kejadian tidak BBLR dengan anemia sedang sebanyak 15 orang (4%). Kesimpulan : Tidak ada hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di RSUD Wates Kabupaten Kulon Progo periode Maret – Mei 20011. Hal itu ditunjukkan pada taraf signifikansi 5% dan df=2, diperoleh X2 hitung sebesar 1,627 < X2 tabel sebesar 5,991 dengan demikian Ha ditolak atau Ho diterima.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Anemia Pada Ibu Hamil, Kejadian Berat Badan Lahir Rendah |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:07 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 07:07 |
| URI: | https:///id/eprint/6484 |
