Haris Meysitha Sari, - and Ekawati, - (2012) HUBUNGAN PEMAKAIAN PANTYLINER NON HERBAL DENGAN KEJADIAN BERTAMBAHNYA PENGELUARAN CAIRAN VAGINA (KEPUTIHAN) PADA MAHASISWI D3 KEBIDANAN SEMESTER IV DI STIKES A.YANI YOGYAKARTA. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (1MB)
Abstrak_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (114kB)
BAB I_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (114kB)
BAB II_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
BAB III_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
BAB IV_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (71kB)
BAB V_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Download (60kB)
Daftar Pustaka_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
Lampiran_1309039_Haris Meysitha Sari_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (342kB)
Abstract
Latar Belakang: Leukorea merupakan masalah yang sejak lama menjadi persoalan bagi kaum wanita.Pantyliner non herbal termasuk klasifikasi produk sekali pakai.Salah satu permasalahan wanita yang ditimbulkan oleh pemakaian pantyliner non herbal adalah keputihan, gatal-gatal pada bagian kewanitaan, bau tidak sedap dan haid tidak teratur.Berdasarkan studi pendahuluan pada 10 mahasiswi diperoleh hasil 6 mahasiswi mengalami keputihan bertambah saat menggunakan pantyliner non herbal. Metode Penelitian: Rancangan penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 80 responden dari mahasiswi D3 kebidanan Stikes A.Yani Yogyakarta. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariabel dan bivariabel menggunakan one sample t-test dengan tingkat kemaknaan <0,05. Hasil Penelitian: Ada hubungan signifikan pemakaian pantyliner non herbal dengan kejadian bertambahnya pengeluaran cairan vagina.Hasil uji diperoleh t hitung 9,318 dengan p-value sebesar 0,000 < =0,05. Hasil penelitian menunjukkan pengeluaran cairan keputihan setelah penggunaan pantyliner non herbal setelah 3 bulan adalah tetap sebanyak 36 orang (45%), 9 orang (11,3%) menyatakan berkurang dan 35 orang (43,7%) menyatakan bertambah. Kesimpulan : Ada hubungan signifikan pemakaian pantyliner non herbal dengan kejadian pengeluaran cairan vagina (keputihan) pada mahasiswi D3 Kebidanan Semester IV di Stikes A Yani Yogyakarta.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | pantyliner non herbal, cairan vagina (keputihan). |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 07:46 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 07:46 |
| URI: | https:///id/eprint/6502 |
