Agisni Amalia Lugina, - and Kharisma, - (2025) Pengelompokan Kasus Kekerasan Berdasarkan Tempat Kejadian Di Jawa Barat Menggunakan Algoritma K-Means. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Download (699kB)
Abstrak_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Download (222kB)
Bab 1_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Download (220kB)
Bab 2_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (332kB)
Bab 3_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Download (233kB)
Bab 4_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Download (967kB)
Bab 5_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Download (212kB)
Daftar Pustaka_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Download (177kB)
Lampiran_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (583kB)
Plagiarisme_212103002_Agisni Amalia Lugina_SI.pdf
Download (7MB)
Abstract
Latar Belakang: Kekerasan adalah tindakan yang melanggar hak dasar individu, baik secara fisik maupun nonfisik, yang berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental korban. Di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Barat, kasus kekerasan
meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kekerasan terjadi di berbagai tempat, seperti rumah tangga, fasilitas umum, dan institusi kesehatan, tanpa memandang latar belakang korban. Berdasarkan permasalahan tersebut,
pemetaan lokasi kejadian kekerasan menjadi langkah penting untuk memahami pola dan tingkat kerentanan wilayah terhadap kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kasus kekerasan menggunakan algoritma K-Means dalam dua tahapan, yaitu berdasarkan kategori wilayah tempat kejadian dan karakteristik tempat kejadian, sehingga diharapkan mampu menghasilkan pemetaan wilayah rawan yang lebih akurat. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dalam merancang upaya pencegahan dan penanganan
kekerasan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Tujuan: Penelitian ini Mengelompokkan kasus kekerasan berdasarkan tempat kejadian dengan menggunakan algoritma K-Means, untuk menghasilkan pemetaan wilayah rawan kekerasan yang lebih terstruktur dan informatif.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan algoritma K-Means untuk mengelompokkan kasus kekerasan di Jawa Barat berdasarkan wilayah dan tempat kejadian. Klasterisasi dilakukan dalam dua tahap dan dievaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI) untuk menilai kualitas hasil pengelompokan.
Hasil: Klasterisasi tahap pertama menghasilkan dua klaster wilayah dengan intensitas kekerasan yang berbeda. Tahap kedua dilakukan berdasarkan tempat kejadian pada masing-masing klaster wilayah, dan keduanya sama-sama menghasilkan dua klaster. Hasil menunjukkan pola kekerasan yang bervariasi antar lokasi, dengan pemisahan klaster yang baik berdasarkan evaluasi DBI.
Kesimpulan: Algoritma K-Means efektif dalam memetakan kasus kekerasan di Jawa Barat. Hasil klaster dapat digunakan untuk mengenali wilayah rawan dan mendukung kebijakan pencegahan yang lebih tepat dan berbasis data.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software (Information System) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science, Computer, and Mathematics > School of Electronics and Computer Science |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 05:11 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 05:11 |
| URI: | https:///id/eprint/6537 |
