Yuli Tri Wahyuni, - and Ratih Kumoro Jati, - (2013) GAMBARAN SOSIAL BUDAYA DALAM PEMBERIAN MP-ASI PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI 6 – 12 BULAN DI POSYANDU DESA MARGOLUWIH, SEYEGAN SLEMAN TAHUN 2013. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Download (474kB)
Abstrak_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Download (57kB)
BAB I_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Download (50kB)
BAB II_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
BAB III_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
BAB IV_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Download (105kB)
BAB V_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Download (44kB)
Daftar Pustaka_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (34kB)
Lampiran_1310020_Yuli Tri Wahyuni_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang : MP–ASI merupakan makanan pendamping ASI yang dibutuhkan oleh bayi untuk tumbuh kembangnya, bayi membutuhkan makanan yang bergizi tinggi. Indonesia adalah bangsa yang memiliki keaneka ragaman budaya dan tradisi dari setiap daerahnya, dari beberapa aspek sosial budaya pemberian MP–ASI dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, tradisi atau kepercayaan, dan perilaku masyarakat sendiri dalam pemberian MP-ASI yang terlalu dini sehingga balita mengalami gizi lebih atau obesitas, gizi kurang, serta dapat berakibat gizi buruk. Tujuan : Mengetahui gambaran sosial budaya dalam pemberian MP-ASI pada Ibu di Posyandu desa Margoluwih,kec.Seyegan, Kab.Sleman tahun 2013. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, pengambilan sampel menggunakan metode cluster sampling dengan pertimbangan jumlah bayi yang ada diposyandu, yaitu sebanyak 5 posyandu dengan jumlah 42 responden. Alat ukur untuk karakteristik menggunakan angket dan aspek sosial budaya menggunakan kuesioner. Dengan analisis data menggunakan rumus P=� � �100% dan rumus ½ K. Hasil : Dari penelitian yang telah dilakukan karakteristik paling banyak responden berdasarkan umur pada 20-35 tahun, pendidikan SMA, ibu sebagai IRT, dan penghasilan perbulan sebanyak Rp. 500.000,- sampai Rp. 750.000,-, dari aspek sosial budaya pengetahuan diperoleh dengan kategori baik sebanyak 71.4% responden, sikap kategori baik sebanyak 88.1% responden, untuk usia pemberian MP-ASI sebanyak 59.5% responden tidak tepat dalam memberikan MP-ASI pertama kali, masih banyak juga masyarakat yang memiliki kepercayaan atau pantangan dalam pemberian jenis makanan yaitu sebanyak 71.4% responden. Kesimpulan : Dari aspek sosial budaya untuk pengetahuan, sikap sudah baik, dan tindakan sebagian besar responden sudah tepat dalam memberikan MP-ASI pertama kali, namun masyarakat masih ada yang memiliki kepercayaan atau pantangan dalam pemberian jenis MP-ASI yang kurang tepat untuk bayi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sosial Budaya, MP-ASI, Pemberian MP-ASI |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 02:11 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 02:11 |
| URI: | https:///id/eprint/6695 |
