Baiti Nurjanah, - and Asri Hidayat, - (2012) HUBUNGAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA 2011. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Download (184kB)
Abstrak_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Download (125kB)
BAB I_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Download (114kB)
BAB II_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (142kB)
BAB III_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
BAB IV_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Download (123kB)
BAB V_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Download (92kB)
Daftar Pustaka_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
Lampiran_1309221_Baiti Nurjanah_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Jarak kehamilan yang dekat dapat beresiko terhadap kehamilan salah satunya kejadian abortus. Abortus merupakan terhentinya proses kehamilan sebelum fetus atau janin mampu hidup diluar kandungan ibunya dengan atau tanpa alat bantu hal yang umum terjadi pada kehamilan dini. Hal ini akan mengakibatkan gangguan kehamilan berikutnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jarak kehamilan dengan kejadian abortus di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta tahun 2011. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan menggunakan pendekatan retrospective.Variabel bebas yang digunakan yaitu jarak kehamilan dan variabel terikatnya adalah kejadian abortus di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 287 responden Teknik analisis data menggunakan Chi Square. Hasil: Hasil deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas ibu yang bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta tahun 2011 mempunyai jarak kehamilan sedang sebanyak 158 orang (55,1%) dan paling sedikit yang mempunyai jarak kehamilan dekat yaitu 45 orang (15,7%). Sedangkan responden yang tidak mengalami abortus 173 orang (60,3%) dan sisaya 114 orang (39,7%) yang mengalami kejadian abortus. Kesimpulan dan Saran: Ada hubungan antara hubungan jarak kehamilan dengan kejadian abortus di RSUD Penembahan Senopati Bantul Yogyakarta tahun 2011 hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (probabilitas) sebesar 0,000 dan nilai 2 hitung sebesar 65,015. Oleh karena probabilitas kurang dari 0,05 (p < 0,05) dan 2 hitung 65,015 > 2 tabel 5,991. Bidan dan tenaga medis sebaiknya memberikan penyuluhan kesehatan kandungan untuk menekan tingkat kematian ibu dan bayi akibat kejadian abortus.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | jarak kehamilan, kejadian abortus |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 03:59 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 03:59 |
| URI: | https:///id/eprint/6715 |
