Dewi Pramesthi Setiani, - and Asri Hidayat, - (2012) HUBUNGAN TINDAKAN INDUKSI PERSALINAN DENGAN TERJADINYA ASFIKSIA NEONATORUM DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA 2011. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Download (436kB)
Abstrak_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Download (68kB)
BAB I_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Download (108kB)
BAB II_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
BAB III_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
BAB IV_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Download (186kB)
BAB V_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Download (53kB)
Daftar Pustaka_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (52kB)
Lampiran_1309228_Dewi Pramesthi S_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Hasil studi menunjukkan bahwa terdapat tindakan induksi sebanyak 168, masih terdapat bayi yang mengalami kejadian asfiksia nenonatorum berat dan mayoritas mengalami asfiksia ringan dan sedang di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tindakan induksi persalinan dengan terjadinya asfiksia neonatorum di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode survey analiitik dengan menggunakan pendekatan retrospective. Variabel bebas yang digunakan yaitu tindakan induksi persalinan dan variabel terikatnya adalah terjadinya asfiksia neonatorum di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 218 responden Teknik analisis data menggunakan Chi Square. Hasil: Hasil deskriptif menunjukkan bahwa mayoritas bayi yang dilahirkan oleh ibu yang bersalin di RSUD Panembahan Senopati Bantul Yogyakarta tahun 2011 dengan tindakan induksi persalinan sebanyak 111 (50,9%) serta yang tidak mengalami asfiksia neonatorum sebanyak 106 bayi (48,6%). Kesimpulan dan Saran: Ada hubungan antara hubungan tindakan induksi persalinan dengan terjadinya asfiksia neonatorum di RSUD Penembahan Senopati Bantul Yogyakarta tahun 2011 hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi (probabilitas) sebesar 0,001 dan nilai 2 hitung sebesar 15,597. Oleh karena probabilitas kurang dari 0,05 (p < 0,05) dan 2 hitung 15,597 > 2 tabel 7,815. Bidan dan tenaga medis sebaiknya memberikan penyuluhan dan konsultasi kesehatan kandungan selama masa kehamilan dan proses persalinan agar dapat menekan angka kejadian asfiksia akibat induksi persalinan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | tindakan induksi persalinan, asfiksia neonatorum |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:45 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 04:45 |
| URI: | https:///id/eprint/6725 |
