Rizqa Wennia, - and Sri Handayani, - (2010) HUBUNGAN STATUS GIZI IBU INPARTU DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL TAHUN 2009. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Download (87kB)
Abstrak_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Download (8kB)
BAB I_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Download (23kB)
BAB II_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (78kB)
BAB III_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (71kB)
BAB IV_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Download (67kB)
BAB V_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Download (8kB)
Daftar Pustaka_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
Lampiran_1307520_Rizqa Wennia_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (90kB)
Abstract
Latar belakang: Hal yang mengungkapkan masih banyaknya kasus kematian perinatal yang disebabkan oleh kejadian BBLR dan masih terdapat ibu hamil/ inpartu dengan status gizi kurang yaitu sebanyak 16 orang menunjukan kesehatan ibu dan anak belum optimal. Maka untuk mengetahui adanya hubungan antara status gizi ibu inpartu dengan berat badan lahir bayi. Tujuan penelitian: ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi ibu inpartu dengan berat badan lahir bayi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2009. Metode penelitian: survey analitik dengan pendekatan cross sectional, cara pengambilan data dengan pengukuran LILA ibu inpartu dan mengukur berat badan bayi baru lahir. Subjek penelitian ini adalah ibu inpartu dengan proses persalinan normal sebanyak 86 responden. Teknik analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah Chi Square. Hasil penelitian: menunjukan harga X2=38,976 pada derajat kebebasan 1 dan taraf signifikansi 0,000 dengan koefisien kontingensi sebesar 0,558. Diketahui hasil analisis berada pada kriteria interpretasi 0,40 – 0,599. Maka tingkat hubungan status gizi ibu inpartu dengan berat badan lahir bayi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul tahun 2009 adalah sedang. Saran: untuk tenaga kesehatan, masyarakat agar dapat mendeteksi secara dini status gizi ibu hamil dan inpartu untuk mencegah terjadinya BBLR. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat meneliti kejadian BBLR dengan faktor-faktor lain yang mempengaruhinya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Status gizi ibu inpartu, berat badan lahir bayi |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:35 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 08:35 |
| URI: | https:///id/eprint/6831 |
