Emman Siahaan, - and Cici Finansia, - (2025) Usulan Perbaikan Efektivitas Kinerja Karyawan Produksi Genteng Berdasarka Root Cause Analysis Di Pt. Unicon Sejahtera Mandiri Yogyakarta. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Judul_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri.pdf
Download (825kB)
Abstrak_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri .pdf
Download (208kB)
Bab 1_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri !.pdf
Download (212kB)
Bab 2_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (431kB)
Bab 3_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri .pdf
Download (313kB)
Bab 4_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri .pdf
Download (873kB)
Bab 5_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri -1-3.pdf
Download (215kB)
Daftar Pustaka_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri .pdf
Download (168kB)
Lampiran_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Plagiarisme_212105006_Emman Siahaan_Teknik Industri.pdf
Download (11MB)
Abstract
Latar Belakang: PT. Unicon Sejahtera Mandiri Yogyakarta, adalah perusahaan manufaktur beton pracetak yang memproduksi genteng. Berdasarkan observasi, produksi tidak mencapai target akibat rendahnya efektivitas kerja karyawan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan pada proses produksi genteng untuk meningkatkan efektivitas kerja karyawan produksi melalui evaluasi menyeluruh terhadap kinerja karyawan produksi menggunakan metode Overall Labor Effectiveness (OLE).
Metode Penelitian: Metode yang digunakan adalah kombinasi dari pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pertama, dilakukan pengukuran nilai OLE berdasarkan tiga elemen utama: Availability, Performance, dan Quality. Setelah itu, analisis akar penyebab dilakukan menggunakan Root Cause Analysis (RCA) dengan tools Fishbone dan 5-Whys Analysis. Selanjutnya, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk menentukan prioritas permasalahan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Terakhir, rekomendasi perbaikan dirumuskan menggunakan metode 5W+1H secara sistematis.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek availability menjadi yang terendah yaitu 71%, yang disebabkan tidak adanya preventive maintenance mesin dan perbaikan yang masih bersifat reaktif. Performance mencapai 82%, cukup baik namun masih dipengaruhi kelelahan tenaga kerja dan keterbatasan alat bantu. Quality relatif tinggi (99,2%) yang menandakan produk cacat rendah. Analisis FMEA menempatkan faktor mesin sebagai prioritas utama dengan RPN 438,75, diikuti material (259,78) dan manusia (175,00).
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya efektivitas kerja dipengaruhi oleh faktor mesin, material, dan manusia. Perbaikan difokuskan pada penerapan preventive maintenance, penyusunan SOP persediaan bahan baku, serta pelatihan operator, yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja, mengurangi downtime, dan mendukung pencapaian target produksi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Industrial Engineering (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering, Science, Computer, and Mathematics > School of Engineering Sciences |
| Depositing User: | Mrs Tiara DP |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 08:59 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 08:59 |
| URI: | https:///id/eprint/6838 |
