Harsi Sulistyarini, - and Umu Hani Edi Nawangsih, - (2012) PENGARUH STATUS PEKERJAAN TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI UMUR 6-12 BULAN DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN II BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2012. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309203_Harsi Sulistyarini_D3 Kebidanan.pdf
Download (149kB)
Abstrak_1309203_Harsi Sulistyarini_D3 Kebidanan.pdf
Download (13kB)
BAB I_1309203_Harsi Sulistyarini_D3 Kebidanan.pdf
Download (24kB)
BAB II_1309203_Harsi Sulistyarini_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
BAB III_1309203_Harsi Sulistyarini_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (44kB)
BAB IV_1309203_Harsi Sulistyarini_D3 Kebidanan.pdf
Download (49kB)
Daftar Pustaka_1309203_Harsi Sulistyarini_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
Lampiran_1309203_Harsi Sulistyarini_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (61kB)
Abstract
Latar belakang : Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia saat ini memprihatinkan. Dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010, presentase bayi yang menyusu secara eksklusif sampai dengan bulan hanya 15%. Beberapa penyebab bayi tidak diberi ASI secara eksklusif adalah pekerjaan ibu, pengetahuan, faktor sosial budaya, gencarnya promosi susu formula serta jajaran kesehatan yang belum sepenuhnya mendukung peningkatan pemberian ASI (PP-ASI). Tujuan : Diketahuinya pengaruh status pekerjaan terhadap pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Banguntapan II Bantul Yogyakarta. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik. Populasi pada penelitian ini adalah ibu-ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan yang datang ke Puskesmas Banguntapan II Bantul Yogyakarta sebanyak 35 responden dengan teknik sampel total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan ceklist. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memberikan ASI Eksklusif, yaitu 22 responden (62,8%), sedangkan ibu yang memberikan ASI Eksklusif kepada anaknya sebanyak 13 responden (37,1%). Dari hasil chi kuadrat diperoleh nilai x2 hitung sebesar 6,374 dengan nilai x2 tabel sebesar 3,841 dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa x2 hitung > x2 tabel, dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Ibu yang bekerja mempunyai risiko 7,944 kali untuk tidak memberikan ASI Eksklusif dibandingkan dengan ibu yang tidak bekerja.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | status pekerjaan, pemberian ASI Eksklusif |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 10:11 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 10:11 |
| URI: | https:///id/eprint/6858 |
