Kurniawati, - and Ummu Hani Edi Nawangsih, - (2012) HUBUNGAN TINDAKAN INDUKSI DALAM PROSES PERSALINAN DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM DI RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2011. Diploma thesis, Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.
Halaman Judul_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (95kB)
Abstrak_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (32kB)
BAB I_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (66kB)
BAB II_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
BAB III_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (78kB)
BAB IV_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (98kB)
BAB V_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Download (31kB)
Daftar Pustaka_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (31kB)
Lampiran_1309208_Kurniawati_D3 Kebidanan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
LatarBelakang: Pemakaian oksitosin sebagai induksi persalinan sering digunakan. Induksi yang tidak dipantau dengan benar dapat mengakibatkan beberapa risiko yang salah satunya hipoksia/asfiksia yang merupakan penyebab terjadinya ikterus neonatorum. AngkaKematianBayi (AKB) khususnya neonatal sebesar 5 juta pertahun. Penyebab kematian bayi baru lahir 0-6 hari adalah gangguan pernapasan, prematuritas, sepsis, hipotermi, kelainan darah/ikterus, dan kelainan kongenital. Kejadian ikterus berdasarkan dataRS Dr. Sardjito melaporkan pada Tahun 2003 terdapat sebanyak 128 kematian neonatal (8,5%) dari 1509 neonatus yang dirawat dengan 24% kematian terkait hiperbilirubinemia. Tujuan Penelitian: Diketahuinya hubungan yang signifikan antara tindakan induksi dalam proses persalinan dengan kejadian ikterus neonatorum. MetodePenelitian: Jenis penelitian adalah deskriptif analitikdengan pendekatanCross sectional.Jumlah sampel yang digunakan 244 responden di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Analisis data yang digunakan univariabel dan analisis bivariabel menggunakan Chi-square dengan taraf signifikansi p<0,05. Hasil:Ada hubungan yang signifikan antara tindakan induksi dengan kejadian ikterus neonatorum. Terdapat 88 kasus bayi yang mengalami ikterus dan ikterus yang disebabkan oleh tindakan induksi dalam proses persalinan sebanyak 37 kasus (51,4%). Hasil yang diperoleh dari rumus Chi-square(X2) menunjukkan p=0,001 (p<0,05). Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara tindakan induksi dalam proses persalinan dengan kejadian ikterus neonatorum, sesuai dengan hipotesis yang sudah dirumuskan. Tingkat keeratan hubungan penelitian ini adalah rendah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Induksi Persalinan, Ikterus Neonatorum |
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics, Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine |
| Depositing User: | Pustakawan - Unjaya |
| Date Deposited: | 23 Jul 2026 10:18 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 10:18 |
| URI: | https:///id/eprint/6860 |
